【币界】Dalam lingkungan sanksi yang kompleks di Amerika Serikat, Venezuela menemukan jalan yang menarik—menggunakan stablecoin untuk membangun kembali sistem pembayaran.
Data menunjukkan bahwa sekitar 50% pendapatan minyak negara tersebut kini diselesaikan dalam bentuk cryptocurrency, di mana peran USDT hampir tidak tergantikan, mendukung 80% transaksi minyak. Dulu, stablecoin masih dilarang di sana, tetapi kini berbalik menjadi alat pembayaran resmi yang diakui. Bank langsung mendistribusikan USDT kepada perusahaan untuk pembayaran domestik dan internasional, dan pengecer juga mulai mengadopsi aset digital ini. Pemerintah sementara bahkan secara terbuka mengakui bahwa negara sedang menjajaki jalur keuangan “non-tradisional”—singkatnya, melakukan dolarisasi secara tidak langsung melalui stablecoin yang didukung dolar.
Perbandingan menariknya adalah, dalam dakwaan terhadap pihak terkait, Departemen Kehakiman AS sama sekali tidak menyebutkan cryptocurrency, melainkan hanya mengutip metode pencucian uang tunai tradisional. Mengapa? Analis memberikan jawaban: cryptocurrency secara alami terbatas dalam menangani transaksi besar dan likuidasi aset cepat, yang justru membuatnya tidak cocok untuk aliran uang hitam dalam jumlah besar.
Namun, di balik itu ada logika yang lebih dalam—karena keterbatasan ini, justru memperkuat posisi monopoli stablecoin yang didukung dolar AS. Bahkan di negara yang berlawanan, dolar tetap menjadi jangkar kepercayaan terakhir.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ApeWithNoFear
· 01-07 15:24
Stablecoin sedang diam-diam mengubah aturan permainan... Operasi Venezuela ini benar-benar luar biasa
Amerika Serikat bahkan belum menyadari bahwa kripto telah menjadi infrastruktur tingkat nasional
USDT langsung berubah dari barang terlarang menjadi alat resmi, perubahan ini benar-benar ajaib
Lihat AsliBalas0
StealthMoon
· 01-07 15:07
Semua hanya trik, secara permukaan melarangmu tetapi sebenarnya digunakan, USDT sudah menjadi dolar bawah tanah
Lihat AsliBalas0
GasBankrupter
· 01-07 15:03
USDT benar-benar telah menjadi alat pembayaran tingkat nasional, siapa yang bisa membayangkan itu
Lihat AsliBalas0
ContractExplorer
· 01-07 15:01
Luar biasa, orang Amerika memberlakukan sanksi dengan sangat keras, malah menjadikan USDT sebagai alat pembayaran tingkat negara? Logika ini agak aneh
Lihat AsliBalas0
BagHolderTillRetire
· 01-07 14:59
Wah, operasi Venezuela ini luar biasa. Langsung menjadikan stablecoin sebagai alat pembayaran resmi. Ini benar-benar penerapan BTC yang nyata.
Apa yang telah diubah oleh stablecoin? Melihat ambisi USDT dari aplikasi tingkat nasional di bawah sanksi
【币界】Dalam lingkungan sanksi yang kompleks di Amerika Serikat, Venezuela menemukan jalan yang menarik—menggunakan stablecoin untuk membangun kembali sistem pembayaran.
Data menunjukkan bahwa sekitar 50% pendapatan minyak negara tersebut kini diselesaikan dalam bentuk cryptocurrency, di mana peran USDT hampir tidak tergantikan, mendukung 80% transaksi minyak. Dulu, stablecoin masih dilarang di sana, tetapi kini berbalik menjadi alat pembayaran resmi yang diakui. Bank langsung mendistribusikan USDT kepada perusahaan untuk pembayaran domestik dan internasional, dan pengecer juga mulai mengadopsi aset digital ini. Pemerintah sementara bahkan secara terbuka mengakui bahwa negara sedang menjajaki jalur keuangan “non-tradisional”—singkatnya, melakukan dolarisasi secara tidak langsung melalui stablecoin yang didukung dolar.
Perbandingan menariknya adalah, dalam dakwaan terhadap pihak terkait, Departemen Kehakiman AS sama sekali tidak menyebutkan cryptocurrency, melainkan hanya mengutip metode pencucian uang tunai tradisional. Mengapa? Analis memberikan jawaban: cryptocurrency secara alami terbatas dalam menangani transaksi besar dan likuidasi aset cepat, yang justru membuatnya tidak cocok untuk aliran uang hitam dalam jumlah besar.
Namun, di balik itu ada logika yang lebih dalam—karena keterbatasan ini, justru memperkuat posisi monopoli stablecoin yang didukung dolar AS. Bahkan di negara yang berlawanan, dolar tetap menjadi jangkar kepercayaan terakhir.