Belakangan ini saya sedang melihat beberapa proyek infrastruktur yang belum sepenuhnya dieksplorasi, dan saya menemukan sebuah fenomena menarik: banyak bottleneck di blockchain publik sebenarnya bukan terletak pada batas performa, melainkan dari awal sudah menyimpang dari model eksekusi yang dipilih.



Beberapa waktu lalu saya meneliti kembali sebuah solusi Layer1 yang mengutamakan eksekusi paralel native, dan garis besar jalur teknologi ini cukup jelas. Jaringan uji V4 sudah diluncurkan, tetapi jujur saja, tingkat kehangatan komunitas tidak terlalu tinggi, dan diskusinya juga tidak terlalu banyak.

Dari sudut pandang riset investasi, saya ingin fokus pada beberapa poin ini: Apakah arsitektur model eksekusi benar-benar cocok dengan ekosistem aplikasi saat ini? Seberapa besar peningkatan performa nyata yang didapat dari solusi eksekusi paralel native dibandingkan eksekusi berurutan tradisional? Apakah data dari jaringan uji cukup untuk mendukung performa setelah mainnet diluncurkan? Semua ini adalah faktor kunci untuk menentukan apakah infrastruktur ini benar-benar bisa menjadi fondasi berikutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 7
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan