Oracle Melakukan Pemutusan 21.000 Pekerja di Tengah Adopsi AI dan Dorongan Infrastruktur Cloud
Oracle melakukan PHK terhadap 21.000 pekerja selama tahun fiskal yang berakhir pada 31 Mei, menurunkan jumlah karyawannya dari 162.000 menjadi 141.000 karyawan penuh waktu, menurut dokumen pengajuan Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission). Perusahaan perangkat lunak manajemen basis data itu menyebut penurunan tenaga kerja sebesar 12,9% akibat adopsi dan penerapan teknologi AI di seluruh operasinya serta upaya restrukturisasi untuk mendukung penawaran berbasis cloud. Pemot
OliverGrant·06-23 20:40
