Berita Kilat Kripto Gate & Pembaruan Pasar

Berita Kilat Gate menyajikan pembaruan pasar kripto secara real-time, pergerakan harga Bitcoin dan Ethereum, serta perkembangan penting di industri.
2026-05-29
08:02

Kalshi Menggugat Minnesota Atas Larangan Pasar Prediksi yang Mulai Berlaku 1 Agustus

Kalshi mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri AS untuk Distrik Minnesota pada 29 Mei, menantang undang-undang negara bagian yang akan melarang platform pasar prediksi beroperasi. Larangan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Perusahaan itu berpendapat bahwa pasar prediksi berada di bawah yurisdiksi eksklusif Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) dan bahwa undang-undang Minnesota melanggar Klausul Supremasi Konstitusi AS karena bertentangan dengan kewenangan regulas
Lainnya
KALSHI-4,8%
07:51

Bursa Emas Shanghai Menyesuaikan Persyaratan Margin Kontrak Emas dan Perak pada 1 Juni

Bursa Emas Shanghai mengumumkan bahwa mulai 1 Juni 2026, persyaratan margin untuk kontrak Au (T+D), mAu (T+D), Au (T+N1), Au (T+N2), NYAuTN06, dan NYAuTN12 akan disesuaikan dari 18% menjadi 15%, dengan batasan batas harga yang menyempit dari 17% menjadi 14% mulai hari perdagangan berikutnya. Persyaratan margin kontrak Ag (T+D) akan turun dari 24% menjadi 21%, dengan batas harga yang disesuaikan dari 23% menjadi 20%.
07:49

BTC turun tajam dalam 15 menit sebesar 0,48%: Risiko geopolitik dan arus dana keluar yang berbarengan memicu aksi jual jangka pendek

Pada periode 29 Mei 2026 07:30 hingga 07:45 UTC, imbal hasil BTC tercatat -0,48%, dengan rentang harga 73.401,8 hingga 73.763,9 USDT, serta amplitudo 0,49%. Dalam periode tersebut, harga turun dari sekitar 73.700 dolar AS menjadi kisaran 73.300 dolar AS, menunjukkan tekanan yang jelas dalam jangka pendek. Sentimen pasar cenderung bearish, sementara volatilitas meningkat secara signifikan dibanding beberapa hari sebelumnya. Dorongan utama dari peristiwa volatilitas kali ini adalah eskalasi ketega
Lainnya
BTC-2,09%
07:48

ETH turun 0,58% dalam 15 menit: sinyal teknikal garis rata-rata yang silang mati serta akumulasi posisi short pada futures saling menguat

Pada periode 29 Mei 2026 07:30 hingga 07:45 (UTC), harga ETH turun 0,58% dalam 15 menit. Harga merosot dari 2016,13 USDT ke sekitar 2003,98 USDT, dengan amplitudo 0,60%. Penurunan ini terjadi pada fase awal aktivitas perdagangan di sesi Asia. Meski skalanya terbatas, kinerjanya berbeda dibanding BTC pada periode yang sama, sehingga perhatian pasar meningkat signifikan. Pemicu utama lonjakan kali ini adalah tekanan ganda dari sisi teknikal dan pasar futures. Dari indikator teknikal, moving averag
Lainnya
ETH-4,72%
07:44

Pengadilan Tinggi Kenya Mengeluarkan Perintah Darurat untuk Menghentikan Fasilitas Isolasi Ebola Milik AS pada 29 Mei

Menurut Jin10, Pengadilan Tinggi Kenya mengeluarkan larangan sementara pada 29 Mei, yang melarang pemerintah membentuk atau mengoperasikan fasilitas isolasi, karantina, dan perawatan terkait Ebola bekerja sama dengan AS atau pemerintah asing lainnya. Pengadilan juga melarang pemerintah menerima, mengangkut, atau memfasilitasi masuknya orang-orang yang melakukan kontak dengan Ebola serta individu yang terinfeksi ke Kenya melalui skema tersebut, sampai proses hukum selesai. AS sebelumnya mengumumk
Lainnya
07:44

Juru bicara Kremlin Peskov: UE Tidak Bisa Memediasi Konflik Rusia-Ukraina pada 29 Mei

Menurut juru bicara Kremlin, Peskov, pada 29 Mei, Uni Eropa tidak dapat berperan sebagai mediator dalam negosiasi Rusia-Ukraina karena Uni Eropa merupakan pihak dalam konflik tersebut. Peskov menambahkan bahwa penolakan Uni Eropa untuk berdialog dengan Rusia adalah kesalahan terbesarnya dan akar penyebab memburuknya hubungan antara Uni Eropa dan Rusia.
07:44

Hampir 90% Ekonom Utama Memperkirakan Perlambatan Ekonomi Global dalam 12 Bulan Ke Depan, Kata Laporan WEF

Dalam laporan Chief Economists Outlook dari World Economic Forum yang dirilis pada 28 Mei, hampir 90% kepala ekonom yang disurvei memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat dalam 12 bulan ke depan, dengan konflik di Timur Tengah dan gangguan pengiriman di Selat Hormuz disebut sebagai kekhawatiran utama. Para ekonom menilai dampak destruktif kemacetan pengiriman jauh lebih besar dibanding gangguan tarif tahun lalu; gangguan yang berkepanjangan hingga paruh kedua 2026 dapat memperkuat
Lainnya