Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran, meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Pada hari Selasa, ETF Bitcoin fisik AS menarik masuk dana bersih sebesar 458 juta dolar, mencatat salah satu rekor masuk dana terbesar dalam kuartal ini, dan mendorong harga Bitcoin mendekati angka 70.000 dolar. Hal ini menunjukkan bahwa investor tidak sepenuhnya mundur karena risiko geopolitik.
Arus masuk dana yang kuat ini juga mencerminkan sikap para pemain besar dan institusi di Wall Street: menghadapi volatilitas harga kripto yang dipicu konflik, mereka umumnya menganggap ini sebagai dampak jangka pendek yang "dapat dikendalikan sebagian" dan bukan "risiko sistemik" yang dapat mengguncang sistem keuangan.
QCP Capital, perusahaan perdagangan aset kripto yang berbasis di Singapura, dalam laporan pasar terbaru menyebutkan bahwa selama akhir pekan, ketegangan geopolitik yang meningkat menyebabkan posisi long senilai 300 juta dolar terpaksa dilikuidasi. Meskipun besar, jumlah ini masih dalam batas yang dapat dikendalikan.
QCP Capital menjelaskan bahwa posisi pasar dalam beberapa minggu terakhir telah berkurang secara signifikan, leverage menurun, dan posisi relatif bersih, sehingga tidak menyebabkan likuidasi berantai yang lebih parah.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pasar opsi menunjukkan suasana yang tenang. Data menunjukkan bahwa "implied volatility" Bitcoin dalam satu hari sempat melonjak tajam hingga 93%, namun kemudian kembali turun dengan cepat. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar trader hanya melakukan lindung nilai jangka pendek terhadap kejadian tak terduga, dan tidak khawatir bahwa konflik geopolitik akan memburuk secara permanen, sehingga tidak mengubah pandangan pasar secara keseluruhan menjadi bearish.