I. Terminologi Bisnis
Pre-IPO (pembiayaan pre-listing): Mengacu pada target ekuitas perusahaan unicorn atau perusahaan VC (modal ventura) tahap menengah hingga akhir yang belum menyelesaikan Initial Public Offering (IPO). Kepentingan ekuitas perusahaan tersebut tidak dapat diperdagangkan langsung di pasar utama dan hanya dapat dialihkan melalui channel over-the-counter.
Langganan Saham Perdana: Mengacu pada aktivitas pasar primer, yaitu berlangganan ekuitas yang baru diterbitkan oleh perusahaan atau saham baru yang diterbitkan oleh dana institusional. Ini adalah investasi tingkat sumber.
Pasar Perdagangan Pre-IPO: Mengacu pada perdagangan di pasar khusus yang memungkinkan transfer posisi secara gratis. Pengguna dapat memilih untuk menjual posisi mereka guna memulihkan dan menarik pokok mereka. Setiap keuntungan yang berasal dari saham perusahaan target akan tetap terkunci hingga tanggal pembukaan setelah IPO yang berlaku, dan transaksi akan dikenakan biaya tertentu. Biaya bagi hasil akan dikenakan pada keuntungan berlebih. Jika perusahaan akhirnya gagal go public, atau jika transaksi dibatalkan karena ROFR atau faktor lain, semua keuntungan, kerugian, dan biaya akan dikembalikan.
II. Istilah Fundamental Perusahaan
Pembatalan Transaksi dan Pengembalian Dana: Karena ROFR (Right of First Refusal, di mana perusahaan memiliki hak untuk membeli ekuitas yang akan dialihkan terlebih dahulu) dan berbagai faktor lainnya, target tidak dapat diserahkan setelah IPO.
Konsekuensi Pemicu: Transaksi dibatalkan. Hanya pokok investasi yang dikembalikan, dan semua keuntungan serta kerugian mengambang yang dicatat dalam pembukuan selama periode tersebut dihapuskan.
Periode Penguncian: Mengacu pada periode holding setelah pengalihan ekuitas selesai, di mana ekuitas tidak dapat dijual secara bebas hingga listing IPO resmi (biasanya 3-18 tahun). Likuiditas sangat buruk selama periode ini.
Excess Return Sharing (Carried Interest):20% (Jika ada keuntungan premi saat menjual posisi atau membuka setelah IPO, biaya dikenakan pada bagian keuntungan; tidak ada biaya jika tidak ada keuntungan yang dihasilkan)
III. Istilah Modal, Penyelesaian, dan Kustodian
Fund Lock-up & Exit: Holder posisi dapat memilih metode keluar berdasarkan strategi investasi mereka sendiri. Pengguna dapat memilih untuk menjual posisi mereka guna memulihkan dana pokok sambil tetap memegang sisa bagian keuntungan, sehingga tetap berpartisipasi dalam pertumbuhan nilai jangka panjang perusahaan target. Bagian laba diperkirakan akan terkunci selama periode mulai dari beberapa bulan hingga beberapa tahun, hingga sekitar listing perusahaan target atau realisasi keluar berikutnya.
Aturan Re-Trading Aset Pasca-Transaksi dan Penguncian Keuntungan: Setelah transaksi selesai, saham ekuitas dapat dipindahkan kembali. Penjual dapat menarik dana pokok, tetapi bagian laba buku akan dikunci ketat dan hanya dapat direalisasikan setelah keluar dari IPO atau M&A perusahaan target; saham tersebut tidak dapat ditarik sementara waktu.
Mekanisme Penguncian Keuntungan Bertingkat: Setelah menjual ekuitas, dana pokok dapat ditarik secara bebas, sementara kelebihan pengembalian dikunci. Jika transaksi dibatalkan dan dikembalikan, keuntungan tersebut dibatalkan. Setelah target diserahkan setelah IPO, bagian Carry (biaya kinerja) dari keuntungan akan dikurangkan.
Pembatalan Transaksi / Rollback Jalur Asli: Jika perusahaan menggunakan ROFR, atau jika berbagai faktor lain mencegah target diterima setelah IPO, seluruh transaksi dibatalkan. Hanya pokok asli yang dikembalikan, dan semua laba mengambang buku yang dihasilkan selama periode tersebut akan dibersihkan.
IV. Istilah Pengungkapan Risiko
Risiko Periode Penguncian: Aset memiliki likuiditas jangka pendek yang buruk, dan periode holding dapat berlangsung selama beberapa tahun.
Risiko Pembatalan: Jika perusahaan menggunakan ROFR, atau jika berbagai faktor lain menghalangi target tercapai setelah IPO, transaksi akan dibatalkan, dan semua keuntungan mengambang buku akan dibersihkan hingga nol.
Risiko Penurunan Valuasi: Pasar private trading tidak memiliki kuotasi publik yang berkelanjutan, dan valuasi pasar sekunder dapat menurun secara signifikan.
Karakteristik Pasar Internal Non-Spot: Berbeda dengan perdagangan spot aset seperti mata uang kripto, siklus penyelesaian ekuitas sangat panjang.
Penafian
Konten yang disediakan di sini hanya untuk tujuan referensi dan edukasi, dan tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan, investasi, perdagangan, atau hukum, maupun sebagai penawaran atau ajakan untuk membeli atau menjual aset digital apa pun. Gate tidak memberikan jaminan atau pernyataan, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan, kelengkapan, atau ketepatan waktu informasi yang terkandung di sini. Fitur produk, antarmuka, aturan, dan struktur biaya dapat diperbarui atau disesuaikan kapan saja. Silakan merujuk pada pengumuman terbaru dan informasi aktual yang ditampilkan di platform Gate untuk detail yang paling akurat.
Investasi aset digital melibatkan risiko yang signifikan, dan harga dapat berfluktuasi secara substansial. Anda dapat kehilangan seluruh jumlah investasi Anda. Harap mengambil keputusan dengan hati-hati berdasarkan situasi keuangan dan toleransi risiko Anda sendiri setelah sepenuhnya memahami risiko yang terkait. Jika diperlukan, disarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan atau hukum independen.
Untuk informasi lebih lanjut tentang risiko potensial, silakan merujuk pada Pengungkapan Risiko dan Perjanjian Pengguna Gate.
