Postingan
Kutukan “September Merah”—pola musiman atau ramalan yang terwujud dengan sendirinya dari siklus kenaikan suku bunga?

September secara historis kurang bersahabat bagi pasar kripto dan dijuluki “September Merah” oleh para pelaku industri. Pada September 2026, kutukan ini tampaknya kembali terbukti. Bitcoin terus merosot dari area 82.000 dolar AS, kemudian menembus ke bawah 80.000 dolar AS, 79.000 dolar AS, dan 78.000 dolar AS, dengan titik terendah mendekati 76.500 dolar AS.

Namun, apakah penurunan kali ini disebabkan oleh pola musiman, atau merupakan hasil yang tak terhindarkan dari siklus kenaikan suku bunga?

Pertama, mari melihat faktor musiman. Berdasarkan data historis, September memang merupakan bulan dengan kinerja yang relatif buruk bagi pasar kripto, tetapi tidak selalu turun setiap tahun. Pada September 2019 dan 2023, Bitcoin justru naik. Jadi, “September Merah” lebih merupakan kecenderungan statistik, bukan hukum mutlak.

Selanjutnya, mari melihat dorongan dari siklus kenaikan suku bunga. Penurunan pada September 2026 terutama didorong oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga. CPI inti Agustus naik 0,3% secara bulanan, melampaui ekspektasi, dan langsung mendorong probabilitas kenaikan suku bunga September yang diperhitungkan pasar dari 70% menjadi 87%. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun naik menjadi 4,97%, sehingga biaya peluang memegang Bitcoin meningkat tajam. Ini bukan sesuatu yang dapat dijelaskan oleh faktor musiman, melainkan tekanan makro yang nyata.

Ketiga, mari melihat arus dana. ETF Bitcoin mencatat arus keluar bersih sebesar 462,7 juta dolar AS selama periode 8–11 September, berbalik dari tren penghimpunan dana sebesar 3,52 miliar dolar AS sepanjang Agustus. Pembalikan arus dana ini lebih menjelaskan situasi dibandingkan penurunan harga—institusi memilih mengurangi posisi dan menghindari risiko menjelang kenaikan suku bunga.

Keempat, mari melihat aspek teknikal. EMA 50 hari Bitcoin sedang mendekati EMA 200 hari, dan golden cross mungkin segera terbentuk. Jika golden cross terkonfirmasi, itu menunjukkan bahwa tren jangka menengah hingga panjang masih naik, sehingga penurunan pada September hanyalah koreksi jangka pendek. Namun, jika golden cross gagal dan EMA 50 hari kembali turun, hal itu mungkin menandakan koreksi yang lebih dalam.

Secara keseluruhan, penurunan pada September 2026 terutama didorong oleh siklus kenaikan suku bunga, sementara faktor musiman hanya memperbesar volatilitas. Jika setelah menaikkan suku bunga pada September, Federal Reserve mengisyaratkan bahwa “siklus kenaikan suku bunga mendekati akhir”, Oktober mungkin membawa rebound. Namun, jika dot plot menunjukkan masih akan ada lebih banyak kenaikan suku bunga tahun ini, “September Merah” mungkin berlanjut hingga Oktober.

Bagi para trader, koreksi pada September mungkin menjadi peluang yang cukup baik untuk mulai membangun posisi, dengan syarat Anda memastikan siklus kenaikan suku bunga tidak lepas kendali. Jika jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve bersifat moderat (satu atau dua kenaikan lagi sepanjang tahun ini), penurunan saat ini sudah cukup mencerminkan sentimen negatif; tetapi jika jalurnya lebih hawkish dari perkiraan, evaluasi ulang diperlukan.

👉 Menurutmu, apakah Oktober akan rebound atau terus turun?

#Data CPI Agustus dirilis
$BTC
btc
BTCUSDT
Perp
--
+0,56%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
BTCBTC+0,56%


Tambahkan komentar
Tambahkan komentar

Komentar
Tidak ada komentar