$XTIUSD ‌Harga minyak mentah menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. WTI diperdagangkan pada harga $86.39, sementara minyak Brent menemukan pembeli di harga $92.14. Kedua jenis minyak tersebut naik antara 2.3% dan 2.8%.



Jadi, apa yang melatarbelakangi kenaikan ini? Mari kita lihat perkembangan dalam 24 jam terakhir dan selama sepekan terakhir.

Peristiwa dalam 24 Jam Terakhir

Pemangkasan Produksi: Serangan siber yang menargetkan infrastruktur energi di Teluk Meksiko oleh AS serta meningkatnya aktivitas badai di kawasan tersebut memicu kekhawatiran terhadap pasokan.

Permintaan Tak Terduga dari Jepang: Pengumuman Bank of Japan mengenai perjanjian swap mata uang untuk impor energi berdampak positif terhadap ekspektasi permintaan minyak di pasar Asia.

Pergerakan Pengisian Kembali Persediaan: Sinyal bahwa Departemen Energi AS mungkin melakukan pembelian untuk mengisi kembali cadangan minyak strategis mendukung harga.

Perkembangan Utama dalam Sepekan Terakhir

Pertemuan OPEC+: Kelompok OPEC+ mengadakan pertemuan teknis minggu ini untuk menilai kondisi pasar. Sinyal dari pertemuan tersebut menunjukkan bahwa pemangkasan produksi saat ini akan terus berlanjut.

Data Persediaan: Data dari Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah menurun lebih besar dari ekspektasi pasar pada minggu lalu. Penurunan persediaan tersebut memperkuat persepsi akan kuatnya permintaan.

Tantangan Produksi di Libya: Masalah teknis di fasilitas produksi di Libya menyebabkan hilangnya pasokan sekitar 300,000 barel per hari. Hal ini semakin mempersempit surplus pasokan global yang sudah terbatas.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Jangka Pendek

Data AS: Klaim pengangguran mingguan dan data pertumbuhan akan memberikan petunjuk mengenai arah permintaan minyak.

Pembelian dari Tiongkok: Paket stimulus ekonomi baru Tiongkok dapat meningkatkan impor energi. Hal ini dapat mendorong harga naik.

Keputusan Jepang: Keputusan kebijakan moneter Bank of Japan akan memengaruhi harga minyak dalam yen.

Pasar minyak terus menunjukkan tren kenaikan dengan adanya pemangkasan dari sisi pasokan dan ekspektasi optimistis terkait permintaan. Dalam beberapa hari mendatang, sinyal OPEC+ dan data persediaan AS akan menjadi faktor penentu dalam menentukan arah harga.

Informasi yang dibagikan di sini bukan nasihat investasi. Lakukan riset Anda sendiri.
XTIUSD-1,26%
BZ-1,73%
Lihat Asli
SinCity
$XTIUSD ‌Harga minyak mentah menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. WTI diperdagangkan pada harga $86.39, sementara minyak Brent menemukan pembeli di harga $92.14. Kedua jenis minyak tersebut naik antara 2.3% dan 2.8%.
Lalu, apa yang melatarbelakangi kenaikan ini? Mari kita lihat perkembangan dalam 24 jam terakhir dan sepanjang minggu lalu.
Peristiwa dalam 24 Jam Terakhir
Pemangkasan Produksi: Serangan siber yang menargetkan infrastruktur energi di Teluk Meksiko oleh AS serta meningkatnya aktivitas badai di wilayah tersebut memicu kekhawatiran pasokan.
Permintaan Tak Terduga dari Jepang: Pengumuman Bank of Japan mengenai perjanjian pertukaran mata uang untuk impor energi berdampak positif terhadap ekspektasi permintaan minyak di pasar Asia.
Pergerakan Pengisian Kembali Stok: Sinyal bahwa Departemen Energi AS mungkin melakukan pembelian untuk mengisi kembali cadangan minyak strategis mendukung harga.
Perkembangan Utama dalam Sepekan Terakhir
Pertemuan OPEC+: Kelompok OPEC+ mengadakan pertemuan teknis minggu ini untuk menilai kondisi pasar. Sinyal dari pertemuan tersebut menunjukkan bahwa pemangkasan produksi saat ini akan terus berlanjut.
Data Persediaan: Data dari Badan Informasi Energi AS menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah menurun lebih besar dari ekspektasi pasar minggu lalu. Penurunan persediaan tersebut memperkuat persepsi bahwa permintaan tetap kuat.
Tantangan Produksi di Libya: Masalah teknis di fasilitas produksi di Libya menyebabkan hilangnya pasokan sekitar 300,000 barel per hari. Hal ini semakin mempersempit surplus pasokan global yang sudah terbatas.
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Jangka Pendek
Data AS: Klaim pengangguran mingguan dan data pertumbuhan akan memberikan petunjuk mengenai arah permintaan minyak.
Pembelian Tiongkok: Paket stimulus ekonomi baru Tiongkok dapat meningkatkan impor energi. Hal ini dapat mendukung kenaikan harga.
Keputusan Jepang: Keputusan kebijakan moneter Bank of Japan akan memengaruhi harga minyak dalam yen.
Pasar minyak terus menunjukkan tren kenaikan dengan pemangkasan dari sisi pasokan dan ekspektasi optimistis terkait permintaan. Dalam beberapa hari mendatang, sinyal OPEC+ dan data persediaan AS akan menjadi faktor penentu arah harga.
Informasi yang dibagikan di sini bukan nasihat investasi. Lakukan riset Anda sendiri.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
270 tayangan
  • Hadiah
  • 1
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Falcon_Official
· 2 jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan