Batas Baru Persaingan AI: "Minyak Digital"



Dalam pidatonya pada pertemuan inovasi di Gedung Putih, Ketua CFTC Michael Selig menggambarkan daya komputasi (compute) yang dibutuhkan untuk kecerdasan buatan sebagai "komoditas terpenting pada zaman kita", dengan menyebutnya sebagai "minyak digital". Selig menekankan bahwa "AS harus mendominasi pasar-pasar ini untuk memenangkan perlombaan AI."

Batas Baru Persaingan

Pernyataan Selig dengan jelas mengungkapkan bahwa persaingan AI melampaui manufaktur chip. Persaingan kini mencakup infrastruktur yang lebih luas, termasuk unit pemrosesan grafis (GPU), energi, pusat data, dan kapasitas komputasi. Pemahaman ini mencerminkan pendekatan yang memandang daya komputasi sebagai aset strategis, dengan alasan bahwa pihak yang mengendalikannya akan membentuk ekonomi AI.

Selig menyatakan bahwa dia dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick sedang berupaya menjadikan AS sebagai "ibu kota komputasi dunia" dan bertujuan membangun kerangka regulasi "standar emas" di pasar-pasar ini. Dia juga menyatakan bahwa mereka ingin "harga komoditas berharga ini terbentuk di AS dan tolok ukurnya berada di sini."

Langkah Regulasi

Menyusul pernyataan ini, CFTC meluncurkan permintaan komentar resmi mengenai derivatif daya pemrosesan pada 19 Agustus 2026. Permintaan komentar selama 60 hari ini bertujuan menghimpun pandangan para pemangku kepentingan industri mengenai isu-isu seperti ukuran pasar, likuiditas, risiko manipulasi, perlindungan nasabah, dan perdagangan berjangka.

Di sisi pasar, CME Group mengumumkan dua kontrak berjangka baru yang rencananya diluncurkan pada 5 Oktober 2026. Kontrak-kontrak ini akan melacak biaya sewa bulanan chip H100 Nvidia dan chip Blackwell B200 yang lebih baru. Intercontinental Exchange (ICE) juga mengumumkan kontrak berjangka daya pemrosesan GPU miliknya sendiri.

Namun, analogi "minyak digital" yang disampaikan Selig dipertanyakan oleh para kritikus. Tidak seperti komoditas fisik seperti minyak, daya pemrosesan tidak memiliki pasar yang terstandardisasi dan transparan. Harga ditentukan secara tidak transparan karena adanya perjanjian privat, pinjaman cloud, dan ketentuan kontrak yang beragam. Skandal LIBOR di masa lalu dan kegagalan kontrak berjangka kapasitas broadband menjadi pengingat bahwa pasar ini membutuhkan tolok ukur yang andal dan "pasar tunai" yang kuat sebagai pendukungnya. Hal ini juga membawa risiko bahwa tolok ukur dapat rentan terhadap manipulasi.

Pernyataan Ketua CFTC dan langkah-langkah regulasi selanjutnya ini menandai lahirnya kelas aset baru dalam ekonomi AI. Penciptaan kontrak berjangka daya komputasi dapat membuka ruang likuiditas dan manajemen risiko baru bagi modal institusional yang berinvestasi pada perangkat keras AI. Hal ini dapat berdampak pada valuasi token dan proyek terkait AI. Perubahan regulasi dan struktural di pasar tradisional juga dapat memengaruhi selera risiko dan arus modal, sehingga berdampak pada pasar aset kripto. Hasil proses komentar CFTC dan peluncuran kontrak berjangka CME harus dipantau secara saksama dalam periode mendatang.

DYOR 🔎 NFA ✔️

#GateStockInsightsChallenge
CME1,53%
NVDA-1,02%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
409 tayangan
  • Hadiah
  • 9
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
NexaBelle
· 4jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Balas0
NexaBelle
· 4jam yang lalu
2026 MAJU TERUS 👊
Balas0
HelalChowdhury
· 7jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Balas0
HelalChowdhury
· 7jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Balas0
HelalChowdhury
· 7jam yang lalu
Masuk Secara Agresif 🚀
Balas0
SatoshiBro
· 7jam yang lalu
2026 AYO AYO AYO 👊
Balas0
YamahaBlue
· 7jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
YamahaBlue
· 7jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Balas0
YamahaBlue
· 7jam yang lalu
2026 AYO TERUS 👊
Balas0
Lihat Lebih Banyak
  • Disematkan