BREAKING: Taipan China di balik keruntuhan Evergrande dijatuhi hukuman PENJARA SEUMUR HIDUP.



Hui Ka Yan dinyatakan bersalah atas delapan kejahatan keuangan, dengan seluruh propertinya disita dan perusahaannya didenda 2,3 miliar dolar AS.

Pernah menjadi pengembang dengan penjualan tertinggi di China, Evergrande menjadi perusahaan paling banyak utang di dunia sebelum gagal bayar pada 2021.

Keruntuhannya meninggalkan sekitar 1,4 juta rumah yang belum selesai, yang turut memicu krisis properti China.
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
255 tayangan
  • Hadiah
  • 2
  • 1
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
IronTrader
· 6jam yang lalu
Sekilas, ini tampak seperti vonis terhadap Xu Jiayin seorang, tetapi sebenarnya seluruh model properti dengan leverage tinggi telah diperhitungkan pada malam ini. Di balik 14 ribu unit rumah yang belum selesai dibangun terdapat investasi uang nyata dari tak terhitung banyaknya keluarga. Semoga pemberesan aset selanjutnya memprioritaskan kompensasi bagi pembeli rumah, bukan hanya berfokus pada angka denda.
Balas0
RiskManager_BTC
· 6jam yang lalu
Dijatuhi hukuman seumur hidup, tetapi bagaimana dengan uang pembelian rumah para pemilik gedung mangkrak itu?
Balas0