Undang-Undang CLARITY menghadapi pemungutan suara di Senat meski tertinggal 60 suara



Pemimpin Mayoritas Senat John Thune berencana mendorong Undang-Undang CLARITY untuk dibawa ke pemungutan suara di lantai Senat sebelum masa reses Agustus, berpotensi memaksa senator menyatakan secara terbuka posisinya meski RUU struktur pasar kripto tidak dapat mengatasi filibuster.

Thune ingin senator mencatat sikap atas Undang-Undang CLARITY

Thune ingin Senat mulai mempertimbangkan rancangan undang-undang tersebut sebelum anggota legislatif meninggalkan Washington untuk libur musim panas, menurut Punchbowl News.

“Saya ingin setidaknya memulai Clarity. Kita lihat nanti di mana letak jumlah suaranya,” kata Thune.

Pemungutan suara di lantai akan menguji apakah berbulan-bulan negosiasi telah menghasilkan dukungan bipartisan yang cukup untuk Digital Asset Market Clarity Act, yang secara resmi dikenal sebagai H.R. 3633. Pemungutan suara tersebut juga akan mengidentifikasi senator yang bertanggung jawab jika RUU gagal maju.

DPR meloloskan Undang-Undang CLARITY pada Juli 2025 dengan dukungan bipartisan. Komite Perbankan Senat kemudian memajukan bagiannya dari rancangan undang-undang tersebut dalam voting 15-9 pada Mei 2026.

Senator Cynthia Lummis merilis versi terbaru pada 22 Juli yang menggabungkan usulan yang sebelumnya disetujui oleh Komite Perbankan dan Pertanian Senat. Senat dijadwalkan tetap berada di Washington hingga 7 Agustus, sehingga memberi anggota legislatif periode yang sempit untuk membahas amendemen dan menggelar voting prosedural. Kantor Lummis mengonfirmasi bahwa naskah baru menggabungkan pekerjaan kedua komite tersebut.

Pemungutan suara Demokrat masih jadi hambatan utama

Partai Republik memegang 53 kursi Senat, artinya RUU tersebut membutuhkan dukungan sekitar tujuh Demokrat untuk mencapai 60 suara yang diperlukan guna mengatasi filibuster, dengan asumsi setiap Republik mendukungnya.

Sekelompok tujuh senator Demokrat yang dipimpin oleh Angela Alsobrooks telah berargumen bahwa proposal saat ini tidak memberikan perlindungan konsumen atau langkah pengaman yang memadai terhadap keuangan ilegal. Aturan etik yang mencakup pejabat pemerintah senior juga menjadi isu yang belum terselesaikan.

RUU yang diperbarui mencakup pembatasan sementara yang mencegah pejabat federal, termasuk presiden dan wakil presiden, untuk menerbitkan atau mensponsori aset digital. Ketentuan itu dijadwalkan kedaluwarsa pada 2029.

Lummis mengakui bahwa negosiasi harus menyeimbangkan tuntutan Demokrat untuk aturan etik yang lebih kuat dengan risiko kehilangan dukungan Gedung Putih. Senator Thom Tillis juga mengatakan bahwa pembuat kebijakan “belum sepenuhnya berada di sana” terkait kesepakatan etik.

Perbedaan-perbedaan itu bisa membuat Thune tidak memiliki suara yang dibutuhkan untuk memulai perdebatan formal. Namun, menggelar pemungutan suara akan menciptakan catatan publik dan memberi tekanan lebih besar pada Demokrat yang masih ragu sebelum kampanye pemilihan sela menguat.

Dukungan serikat polisi menghilangkan satu hambatan

Kekhawatiran penegakan hukum mereda setelah National Fraternal Order of Police membalikkan oposisi sebelumnya dan mendukung rancangan undang-undang yang direvisi.

Seperti yang dilaporkan, serikat tersebut mewakili lebih dari 382 ribu anggota dan mengubah sikapnya setelah meninjau bahasa yang terkait dengan Blockchain Regulatory Certainty Act. Kelompok itu berpendapat ketentuan yang direvisi tetap mempertahankan kemampuan polisi dan jaksa untuk menyelidiki kejahatan yang melibatkan aset digital.

Surat serikat polisi tersebut juga menyebut langkah pengamanan yang menangani penipuan yang melibatkan kios aset digital, selain kewajiban anti pencucian uang dan sanksi.

Dukungannya menghilangkan satu sumber penolakan, tetapi tidak menyelesaikan perselisihan yang lebih luas mengenai perlindungan konsumen, aturan etik, dan imbalan stablecoin. CEO Ripple Brad Garlinghouse, CEO Coinbase Brian Armstrong, Fidelity, dan beberapa kelompok industri kripto telah menyerukan agar RUU disahkan, sementara CEO Goldman Sachs David Solomon mendukung legislasi struktur pasar meski ada kekhawatiran yang lebih luas dari sektor perbankan terkait imbal hasil stablecoin.

$BTC , $ETH
BTC0,35%
ETH0,73%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan