Mengabaikan manajemen risiko adalah awal dari kerugian besar.


Kadang berakhir dengan likuidasi.
Kadang berakhir dengan utang.
Pasar akhirnya menghukum para trader yang menganggap kelangsungan hidup itu opsional.
Paul Tudor Jones pernah merangkum prioritasnya dengan jelas:
“Jangan fokus untuk menghasilkan uang. Fokus pada melindungi apa yang Anda miliki.”
Itulah tujuan sebenarnya dari manajemen risiko.
Manajemen risiko berarti memutuskan seberapa besar kerusakan yang bersedia Anda terima sebelum memasuki sebuah trade.
Manajemen risiko mencakup:
• Ukuran posisi
• Penempatan stop-loss
• Leverage
• Risiko maksimum per trade
• Total eksposur portofolio
• Kondisi yang membuat setup menjadi tidak valid
Tujuannya bukan untuk menghilangkan kerugian.
Kerugian adalah bagian dari trading.
Tujuannya adalah mencegah satu keputusan yang salah berubah menjadi sesuatu yang menghancurkan secara finansial.
Seorang trader bisa bertahan dari beberapa trade yang rugi saat setiap kerugian dikendalikan.
Tapi satu posisi yang kebesaran, satu trade yang memakai leverage tanpa stop, atau satu upaya emosional untuk memulihkan kerugian bisa menghapus kemajuan berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
Sebelum memasuki setiap trade, sekarang saya bertanya:
Seberapa banyak yang bisa saya rugikan?
Di mana idenya terbukti salah?
Apakah ukuran posisi saya sesuai dengan jarak stop?
Apakah akun saya bisa bertahan dari beberapa kerugian berturut-turut?
Apakah kerugian ini akan memengaruhi keputusan saya berikutnya secara emosional?
Manajemen risiko yang praktis bisa mencakup:
• Hanya mempertaruhkan persentase kecil dari modal per trade
• Menempatkan stop berdasarkan struktur pasar
• Mengurangi ukuran posisi saat volatilitas meningkat
• Menghindari konsentrasi berlebihan pada satu aset
• Jangan pernah meminjam uang untuk menutup kerugian trading
• Jangan pernah melebar stop hanya karena kerugiannya terasa tidak nyaman
Tanpa aturan-aturan ini, prosesnya sering menjadi bisa ditebak.
Kerugian kecil berubah menjadi averaging down.
Trade yang gagal berubah menjadi revenge trading.
Satu minggu rugi berubah menjadi leverage yang lebih tinggi.
Pada akhirnya, trader tidak lagi mengelola posisi.
Posisi yang mengelola trader.
Manajemen risiko tidak akan membuat setiap trade menjadi menguntungkan.
Namun ia melakukan sesuatu yang lebih penting:
Ia membuat Anda tetap berada di pasar cukup lama untuk belajar, meningkatkan, dan mengakumulasi keuntungan.
Tanggung jawab pertama Anda bukan untuk memaksimalkan profit.
Melainkan memastikan satu trade tidak dapat mengakhiri perjalanan Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan