Uang pertambangan masuk ke kantong: SEC menuntut perusahaan tambang kripto, dana penggalangan 22 juta dolar AS hanya dipakai untuk menambang sebesar 13%

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menuntut perusahaan penambangan kripto asal Massachusetts, Mining Automatic, serta pendirinya, Zan Shaikh, dengan tuduhan menggalang dana sebesar 22 juta dolar AS dari 380 investor, namun hanya menginvestasikan 13% dana ke penambangan yang benar-benar dijalankan; sisanya dipakai untuk iklan, pembelian properti, dan konsumsi pribadi, dengan pola yang memiliki ciri penipuan skema Ponzi.
(Rangkuman sebelumnya: Hebat! SEC AS memasukkan penambangan Bitcoin ke dalam cakupan hukum sekuritas, menuntut perusahaan tambang VBit atas penipuan senilai 95,6 juta dolar AS)
(Tambahan latar belakang: Mengumpulkan 1,9 miliar dolar AS》Kejaksaan AS dan SEC menjerat HyperFund dalam kasus skema Ponzi penambangan kripto)

Daftar Isi Artikel

Toggle

  • Penggalangan dana 22 juta dolar AS, penambangan hanya 13%
  • 7 juta dolar AS untuk iklan dan pengeluaran pribadi pendiri
  • SEC mendorong rencana strategi 2026-2030
  • Pemulihan yang dicari SEC

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 20 Juli menuntut perusahaan investasi pertambangan kripto asal Massachusetts, Mining Automatic, dan pendirinya, Zan Shaikh, dengan tuduhan menggalang 22 juta dolar AS dari lebih dari 380 investor, tetapi hanya sekitar 13% dana yang benar-benar diinvestasikan untuk menjalankan operasi penambangan. Detail yang diungkap dalam surat dakwaan SEC menunjukkan bahwa dana tersebut lebih banyak dialirkan ke pemasaran iklan dan konsumsi pribadi pendiri.

Penggalangan dana 22 juta dolar AS, penambangan hanya 13%

Mining Automatic dijalankan secara aktual oleh Bright Vision Distribution LLC yang berbasis di Massachusetts. Berdasarkan isi dakwaan, perusahaan menjanjikan kepada para investor imbal hasil bulanan yang stabil dari penambangan mata uang kripto selama periode Juni 2023 hingga Mei 2025, namun bisnis penambangan yang benar-benar dijalankan tidak mampu menopang tingkat pendapatan seperti yang dipromosikan.

Surat dakwaan memperlihatkan bahwa Mining Automatic memperoleh sekitar 1,1 juta dolar AS melalui penambangan yang benar-benar dilakukan, tetapi membayar kepada investor sekitar 1,8 juta dolar AS sebagai apa yang disebut “imbalan”; di mana selisihnya sebesar 700 ribu dolar AS berasal dari pokok investor baru.

SEC menyebutkan bahwa hal ini membuat Mining Automatic memiliki “sebagian ciri skema Ponzi”.

7 juta dolar AS untuk iklan dan pengeluaran pribadi pendiri

Mining Automatic menghabiskan sekitar 7 juta dolar AS untuk iklan guna menarik investor baru. Shaikh sendiri menggunakan dana investor untuk membeli properti, kendaraan, pengeluaran hiburan, serta mentransfernya ke rekening bank pribadi.

Pada Maret 2025, Mining Automatic berhenti membayar imbal hasil kepada investor. Menurut SEC, seluruh investor belum juga menerima kembali pokok awal mereka, dan lebih dari 20 juta dolar AS pokok masih harus dikembalikan.

SEC juga mendorong rencana strategi 2026-2030

Kasus ini juga mencerminkan arah penegakan hukum SEC terhadap kripto di bawah kepemimpinan ketua Paul Atkins. SEC pada bulan Juni tahun ini merilis rencana strategi 2026-2030, menempatkan teknologi blockchain, tokenisasi, dan infrastruktur dasar pasar kripto sebagai prioritas jangka panjang, sambil menegaskan kembali misi untuk melindungi investor.

Pada bulan Juli, SEC mengumumkan rencana legislasi tahun 2026, yang mengajukan aturan baru terkait pialang kripto, aset digital yang diperdagangkan di bursa efek nasional, serta sistem perdagangan alternatif; sekaligus memberikan pengecualian dan safe harbor untuk sebagian aset digital.

Sementara itu, Kongres AS juga tengah mendorong RUU “Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital”, yang bertujuan memperjelas batas kewenangan masing-masing SEC dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). RUU ini diperkirakan akan menjalani pemungutan suara kunci di Senat sebelum masa reses legislatif bulan Agustus.

Pemulihan yang dicari SEC

Dalam perkara ini, SEC meminta agar Mining Automatic mengembalikan keuntungan yang tidak semestinya, membayar denda perdata, serta menerima perintah pelarangan permanen; sekaligus melarang Shaikh menjual sekuritas atau menjabat sebagai manajemen atau anggota dewan perusahaan yang go public.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan