Jangan melihat orang dengan cara “menyajikan hidangan yang berbeda”.


Kamu harus paham:
Semakin besar modal, semakin kuat kemampuan menghadapi risiko.
Semakin perlu belajar untuk tetap tenang dan stabil.
Jangan sampai karena sedikit saja ada riak lalu kamu kejar-kejar harga atau jual beli panik.
Meski ini sifat manusia, tapi tetap harus berusaha mengatasinya.
Seperti aku meneleponnya tengah malam, membangunkannya.
Meski di dalam hatinya mungkin memarahiku 10.000 kali, tapi di mulutnya tetap bilang tidak apa-apa.
#带单 ​​​
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 4
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
HoneyTaster
· 07-20 18:46
Memang, besarnya dana menentukan cara berpikir, tapi yang lebih penting adalah disiplin. Banyak orang dengan dana kecil justru mengacak-acak pengelolaan, sementara orang dengan dana besar malah lebih konservatif. Contoh menelepon tengah malam menunjukkan bahwa pihak tersebut memiliki wawasan, dan hal yang sama berlaku untuk sistem bimbingan oleh trader.
Lihat AsliBalas0
GaugesScouter
· 07-20 18:06
Perumpamaan tentang seseorang yang menelepon tengah malam itu terlalu nyata; pada dasarnya, hanya setelah bertahan menghadapi volatilitaslah kamu bisa menghasilkan uang dalam jumlah besar.
Lihat AsliBalas0
ArtCollector
· 07-20 17:38
Benar sekali—dengan mental “modal besar” itu, pasti tetap stabil.
Lihat AsliBalas0
AirdropNomad
· 07-20 17:15
Semua masuk akal, tapi manusia memang sulit untuk diatasi. Namun apa yang kamu katakan benar: kemampuan bertahan menghadapi risiko berbanding lurus dengan modal, jadi kumpulkan modal dulu baru bicara strategi.
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan