Jujur saja, ini cukup menarik. Belakangan aku sering lihat banyak orang bilang spot tidak bisa dipertahankan, dan kontrak malah meledak/terkena likuidasi. Sebenarnya inti dari manajemen posisi adalah begini—versi bahasa gampangnya cuma satu kalimat: **kalau kamu tidak bisa bertahan, karena kamu terlalu besar menumpuk posisi; kalau kamu kena likuidasi, juga karena kamu terlalu besar menumpuk posisi.**



Bukan aku sengaja memutar-mutar omongan untuk menaruhmu di jalan salah. Coba pikir: bukankah setiap kali kamu lagi “gatal” ingin tambah posisi, di dalam kepala kamu selalu menggumamkan, “kali ini pasti aman”? Lalu hasilnya: harga cuma sedikit bergegar saja, posisi kamu sudah kebesaran sedikit, kamu mulai panik, dan ujungnya kamu cut loss di titik terendah. Kenapa aku jadi “gatal”? Intinya bukan karena analisisku lebih akurat, tapi karena **aku ingin membuktikan diri lebih pintar daripada orang lain, supaya bisa lebih dulu dapat sesendok kuah itu**. Tapi “kepintaran” semacam ini, biasanya malah bikin celaka.

Belakangan ini pembicaraan tentang ekspektasi pemangkasan suku bunga dan pergerakan indeks dolar AS yang naik-turun bareng aset berisiko juga ramai. Pokoknya semua orang berjudi pada titik pembalikan. Justru aku merasa, di saat seperti ini, lebih baik diam dan perhatikan, daripada apa pun. Jangan ikut-ikutan sampai detik terakhir—sesendok kuah itu sering kali beracun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan