Aduh, tadi baru sadar aku ngatain diri sendiri. Semalam aku mau menambah order di chain, depth-nya kelihatan masih oke, tapi karena panik aku langsung ngeklik harga pasar—slippage seketika menggerogoti kira-kira setengah dari posisi aku. Setelah aku putar ulang, ternyata bukan masalah liquidity pool: masalahnya urutan eksekusiku berantakan—mulai dari cek dulu delay node, lalu perhatikan potensi fork, baru kemudian lihat depth, tapi di tengah-tengah aku lupa mengatur toleransi slippage. Orang yang kerjaannya kejar kontrol prosedur paling takut justru melanggar alur sendiri. Sial.



Sekarang kalau dipikir-pikir, kejadian slippage yang bikin rugi itu pada dasarnya selisih informasi antara kamu dan market maker. Apalagi akhir-akhir ini para miner dan validator banyak mengeluh soal MEV dan keadilan dalam sorting. Trader ritel berebut order ibarat main kartu di kandang orang lain—kamu bahkan nggak bisa lihat aturan meja mainnya. Intinya, sekarang aku jadi lebih paham: cek dulu konfirmasi melalui escrow, lalu cek distribusi node, baru bergerak di order. Prosesnya boleh lebih lambat, daripada uangnya diambil duluan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan