Saya sebenarnya cukup memahami kondisi “spot tidak bisa ditahan, kontrak malah kena likuidasi (margin call/bangkrut kontrak)”, dan saya dulu juga sering melakukannya. Lalu saya akhirnya paham satu hal: manajemen posisi pada dasarnya cuma satu kalimat—**setiap order yang kamu pasang, harus bertanya dulu pada dirimu sendiri: apakah kamu bisa tidur nyenyak.** Kalau di dalam hati masih nggak yakin, jangan sentuh, atau langsung kecilkan sampai kamu merasa tenang.



Ukuran posisi jauh lebih penting daripada benar-salah arah. Likuidasi terjadi karena kamu memasang terlalu besar, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan apakah prediksi arah pasar kamu akurat.

Belakangan saya melihat banyak orang membandingkan RWA, imbal hasil obligasi pemerintah AS, dan produk pendapatan on-chain. Jujur, masing-masing punya logika sendiri-sendiri, tapi menurut saya intinya tetap: apakah kamu sanggup menahannya. Setiap kali saya kepikiran untuk uninstall bursa (mengakhiri trading), saya cuma mengingat lagi kenapa dulu saya masuk—tahan sedikit saja, dan itu akan lewat.
RWA0,42%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan