Setiap kali melihat orang heboh bilang, “Saya menemukan peluang arbitrase sandwich!”, saya jadi agak bingung.



Intinya, arbitrase seperti ini hakikatnya adalah mencuri start transaksi orang lain. “Peluang” yang bisa kamu lihat biasanya adalah daging di panci orang yang masih belum matang. Kalangan ritel menganggap itu jendela arbitrase, tapi begitu transaksi di rantai jalan, semuanya berubah jadi biaya transaksi yang diumpankan ke node dan robot. Saat emosi makin ekstrem, “peluang” seperti ini makin mirip umpan.

Belakangan, pemain lama juga terus meneriakkan agar jangan ikut jadi pelari terakhir Meme. Sebenarnya logikanya sama. Saat perhatian berputar sampai titik ekstrem, kerumunan seperti fluida yang mengalir ke satu arah. Kamu sibuk bertransaksi demi selisih kecil di situ, mending duduk dan lihat siapa sebenarnya saluran pembuangannya.

Pokoknya kebiasaan saya sendiri begini: ketika strategi arbitrase terlalu “panas”, saya jeda dulu. Teori fluida emosi nomor satu—jangan cari jalan di tempat yang paling padat oleh kerumunan. Hanya omong-omong, tidak merupakan saran.
MEME0,64%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan