Baru saja aku menatap sesi perdagangan malam, kepalaku masih agak “terangsang”. Terus terang, waktu melihat koin tertentu dalam satu menit langsung naik beberapa poin, tanganku jadi gatal, hampir saja menekan “harga pasar” dan masuk. Tapi baru saja aku meneguk sedikit kopi, tiba-tiba ingat catatan tempel di layar: “Order ini, kamu melihat informasi yang tidak dilihat orang lain, atau kamu cuma ikut terseret emosi yang digerakkan oleh candle?”



Banyak kali, “berita” yang rame-ramai memenuhi grup itu, sebenarnya hanya “berita lama” yang sudah ada di tangan orang lain. Informasinya terlalu banyak dan bercampur, malah bikin kepala panas. Metodeku sekarang simpel: tulis “logika inti” atau “batas rugi-stop” dari transaksi itu di selembar kertas catatan, tempel di samping layar, sebelum memasang order luangkan waktu menatapnya selama 10 detik—pastikan emosinya turun, logikanya masih ada, baru kemudian klik mouse.

Kalau ngomongin cemas karena informasi, belakangan ini ada masalah di cross-chain bridge dan oracle, semua orang sepertinya menunggu “konfirmasi final”. Tapi terus terang, suara-suara di grup soal “bad news sudah habis” dan “masih ada bom besar” biasanya ikut arus emosi dari gelombang pertama pergerakan harga. Aku lebih rela nunggu satu jam lagi, biar pesannya benar-benar turun ke dunia nyata baru bergerak. Toh, rugi kecil pun asal masuk akal, kan?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan