Baru-baru ini saya lihat AI Agent sibuk berinteraksi di blockchain—swap otomatis, lintas-chain, rebalancing, dan macam-macam—memang kelihatan keren dan “menggertak”. Tapi jujur saja, saya belum menemukan tempat yang benar-benar tidak perlu manusia sebagai penanggung. Misalnya di tahap penarikan dana: kalau alamat kontraknya kena hack, atau logika Gas salah hitung, robot langsung mentok dan macet; pada akhirnya tetap saja harus ada orang yang menekan manual agar kembali jalan. Ada juga urusan pemungutan suara tata kelola—secepat apa pun keputusan AI, ia tetap tidak bisa menahan “komunitas” tiba-tiba membalikkan konsensus. Orang-orang ribut, robot jadi bingung.



Intinya, saya tidak butuh untuk dipahami, tapi setidaknya perlu diakui bahwa “manusia” di dunia ini selalu menjadi variabel penanggung. Belakangan kabar pengetatan kepatuhan/regulasi lagi datang. Begitu ada angin-angin pajak tambahan di suatu wilayah, ekspektasi psikologis soal masuk dan keluar dana langsung berubah nada—bahkan “anak bawang tua” pun paham. Di situ, sehebat apa pun AI, tetap tidak bisa menebak langkah berikutnya regulator mau main bagaimana. Pokoknya kalau saya dengar ini, saya jadi ingat siklus bull-bear dulu: semua alat otomatis pada akhirnya harus dimatikan secara manual untuk menghentikan kerugian (stop loss). Rasanya cukup menyedihkan.

Sudahlah, biar sampai di sini. Aktivitas-aktivitas di chain memang ramai dan menarik, tapi begitu sudah masuk ke titik-titik krusial, manusia tetap harus mengawasi sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan