Refleksi bola cermin—ternyata memang deskripsi yang tepat. Belakangan ini saya lihat play-to-earn, saya merasa sebagian besar orang yang menyuntikkan dana ke dalamnya itu sebenarnya sedang memasukkan emosi mereka sendiri: saat naik mereka merasa bakal terbang, saat turun mereka menganggap itu hanya fase wash. Tapi data di dalam kolam tidak bisa berbohong. Kalau bicara ekonomi di play-to-earn, lihat saja kurva produksinya—terlalu jelas... inflasi dan output; pada intinya kamu ingin pemain menghasilkan lebih banyak aset tambang, tapi produksi melebihi kebutuhan, maka harga akan langsung spiral ke bawah. Begitu studio ikut campur, semuanya makin berantakan: berubah jadi tekanan jual. Saya baru saja meninjau ulang beberapa play-to-earn yang mati, dan saya menemukan masalah intinya hampir sama: produksi terlalu cepat, kedalaman kolam tidak cukup, lalu terlalu tergesa-gesa melakukan listing. Begitu harga koin turun, tidak ada yang main lagi.



Eh, sebenarnya kebisingan terlalu banyak. Macam-macam model, macam-macam mekanisme. Strategi pengurangan noise saya sekarang adalah: jangan terlalu sering melihat postingan emosi di komunitas, fokus ke data di on-chain—kedalaman liquidity pool dan kecepatan arus keluar token. Itu yang benar-benar penting. Pokoknya, jangan sampai kebawa emosi sendiri. Untuk sekarang, sekian dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan