Bagaimanapun, ini cara pikir saya—kalau skalanya kecil, jangan terlalu dipusingkan urusan multisig atau social recovery. Kalau di dompet cuma ada beberapa ribu USDT, biaya multisig malah tinggi dan lambat, social recovery juga bisa bertele-tele dan belum tentu benar-benar terpakai. Mending dengan jujur pakai cold wallet bursa atau self-custody cold wallet berupa software. Tapi kalau asetnya sudah naik level… maka harus dipikirkan serius. Multisig memang merepotkan, tapi setidaknya tidak membuat semuanya berakhir hanya karena satu orang bermasalah, dan di DeFi multisig juga bisa menurunkan risiko kontrak.



Belakangan saya lihat tentang semua hal “re-staking” dan “shared security”, rasanya agak seperti boneka bersarang. Desain mekanismenya memang bagus, tapi kalau ditumpuk satu per satu, tiap lapisan bisa jadi titik masuk baru. Apalagi kalau cuma mengandalkan TVL untuk memberi rasa aman—begitu likuiditas sedikit ditarik, seluruh logikanya bisa langsung ambruk. Pokoknya saya lebih percaya pada keterkaitan antara alamat aktif dan net inflow—volume terkunci memang bisa dipoles, tapi uang di-chain yang benar-benar bergerak tidak akan berbohong.

Ngomong-ngomong, untuk kebanyakan orang, social recovery sebenarnya cukup berguna—cocok untuk ukuran di “tengah-tengah” yang susah digolongkan. Batasnya rendah, bisa melindungi dari kehilangan, tapi tetap harus pilih skema smart contract wallet yang tepat. Sudah dulu, soal detailnya kita bahas lagi setelah tahu kamu main skala seberapa besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan