Kali ketiga gara-gara keserakahan sampai “dididik” oleh kedalaman di order book. Padahal jelas melihat order book-nya tipisnya kayak kertas, tapi masih kepikiran, “udah taruh dulu nanti bilangnya,” hasilnya begitu satu order masuk langsung tergelincir belasan bp, dan ritme tambah posisi setelahnya jadi berantakan. Intinya, kedalaman on-chain itu seperti penipuan buat orang yang jujur: kamu benar-benar pikir harga tengah bisa tereksekusi? Itu karena kamu belum pernah nabrak order besar. Sekarang lagi evaluasi ulang, mending dipecah jadi order kecil—pelan-pelan masuk—daripada berjudi satu kali untuk disobek masuk sekaligus. Iming-iming poin dan insentif testnet dibikin sedap apa pun, kesempatan yang hilang (opportunity cost) realnya kan tetap risiko likuiditas. Kamu makan satu suapan besar buat trading jangka pendek itu sama aja kayak memberi biaya kepada market maker. Pokoknya sekarang aku lebih memilih nunggu daripada ngejar; rute mundur disiapkan dulu baru bergerak.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan