这两天 mulai mencoba bikin market making, terus terang sebelumnya一直 cuma melihat orang bahas kurva AMM. Begitu benar-benar terjun, baru sadar “impermanent loss” ini bukan sekadar omong kosong.



Banyak yang bilang market making itu bisa “rebahan dapat cuan”, tapi kalau lihat kurva berbasis U, kerugian yang timbul dari pergerakan harga bisa langsung menghabiskan keuntungan dari fee. Intinya, salah arah saja tidak sesederhana itu. Di sisi lain, kalau pair-nya pakai stablecoin mungkin sedikit lebih aman. Tapi kalau main di pair koin kecil, dengan AMM pool yang volatilitasnya tinggi, benar-benar bisa bikin orang bingung.

Belakangan di grup, banyak yang menebak soal stablecoin yang de-peg. Ada yang membahas audit cadangan, ada juga berbagai rumor—ramai sekali. Ada yang bilang institusi besar pun tidak berani macam-macam. Tapi dari sisi saya, melihat data arus dana di chain justru tidak terlalu panik. Pokoknya saya sendiri menetapkan target market making agak lebih kecil. Dulu selalu ingin sekali gas sampai jadi, sekarang pilih aset yang volatilitasnya rendah, lalu ritme DCA diperlambat. Aneh tapi setelah target diturunkan, malah saya bisa bertahan lebih lama. Kondisi seperti ini lebih nyaman daripada mengejar kenaikan harga.

Pada akhirnya, market making bukan sekadar “mencukur domba”. Pikirkan baik-baik kurva impermanent loss dan indikator emosi. Lebih stabil, hasilnya lebih bagus.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan