Saya beberapa kali melihat banyak orang membual soal analisis arus dana lewat label alamat, jadi saya agak pusing. Ada yang bilang “uang pintar” atau “alamat institusi”; jujur saja, banyak label on-chain diisi sendiri oleh pihak proyek, atau sekadar nebak asal dengan algoritma klastering. Misalnya, sebuah alamat dutch auction (lelang kolektif) ditandai sebagai “market maker”, padahal sebenarnya itu cuma akun ritel yang mengumpulkan dana.



Kalau memang ingin melihat arus dana, lebih baik menatap kedalaman order book dan perubahan slippage. Soalnya hal itu biaya untuk dipalsukan terlalu mahal.

Belakangan ini hype meme sedang tinggi karena selebritas sering mengarahkan order (call). Pemain lama terus mengingatkan pendatang baru jangan ambil tongkat terakhir, tapi selalu ada saja yang tidak mau mendengar. Intinya, data on-chain bisa dijadikan referensi, tapi mempercayainya lebih rendah daripada mempercayai penilaian sendiri terhadap likuiditas.

Soal trading, saya dari dulu sudah tidak berniat “mengalahkan” pasar. Secara mental, intinya latihan. Latihan agar tidak goyah saat slippage tiba-tiba membesar; latihan cara menarik tangan ketika orang lain mulai teriak FOMO. Pokoknya, probabilitas menang tidak bergantung pada prediksi, tapi pada mengendalikan setiap kerugian agar masih dalam batas yang bisa saya terima. Untuk sementara begini dulu.
MEME-0,52%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan