Saya lagi memikirkan soal LST dan restaking—semakin dipikir, semakin terasa menarik, sekaligus agak merasa waswas.



Dari mana asal keuntungannya? Intinya itu adalah “premium konsensus” yang berlapis-lapis—Anda melakukan staking ETH lalu dapat stETH, kemudian stETH itu dipakai lagi untuk staking di protokol lain untuk dapat poin/coin. Artinya, aset dasar yang sama dipakai berulang kali sebagai jaminan. Di setiap tahap, Anda dapat semacam bukti (voucher/sertifikat), dan setiap bukti bisa digabung lagi, bisa bekerja sama lagi, seperti menyusun balok. Masalahnya, makin tinggi balok yang disusun, makin bagian bawah yang tidak bisa digerakkan.

Risiko yang paling saya takutkan justru “sumber imbal hasil yang tidak transparan”. Banyak protokol restaking yang menawarkan APY berapa sekian—tapi APY itu sebenarnya berasal dari mana? Apakah dari kebutuhan yang nyata (misalnya keamanan yang disewa untuk cross-chain bridge atau oracle network), atau cuma dari subsidi/insentif penerbitan koin? Kalau yang kedua, itu sama saja inflasi yang membiayai—mirip dengan spiral imbal hasil di game on-chain yang mengandalkan pencetakan koin: begitu studio masuk, harga koin dulu yang ambruk, lalu pemain pada cabut. Kalau saya melihat imbal hasil yang terlalu tinggi sampai terasa tidak masuk akal, biasanya hati saya langsung “ketuk”.

Saya juga tidak yakin bisa menjelaskannya dengan sangat jelas. Pokoknya, untuk sekarang, segini dulu. Kalau cuma boleh mempertahankan satu kebiasaan, saya pilih “rutin memeriksa logika di level dasar protokol, bukan mengejar angka imbal hasil.”
ETH1,39%
STETH1,28%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan