Baru saja saya mematikan suara beberapa grup yang isinya promosi “social mining” ala-ala—dunia seketika jadi jauh lebih tenang.



Jujur saja, konsep “perhatian adalah mining” terdengar cukup seksi, tapi arbtirer jauh lebih banyak daripada miner. Investor ritel masuk cuma untuk jadi “traffic” itu sendiri, ujungnya yang berhasil keluar tak banyak. Token pengganti “fan” lebih mirip perputaran perhatian dalam skema semacam “菠菜” yang self-cycling; begitu likuiditas buyar, harga duluan tersungkur.

Pokoknya sekarang saya lebih mau fokus ke pengalaman L2 yang benar-benar dipakai. Untuk interaksi harian, pakai Arb atau Op—gas memang lebih hemat, konfirmasi juga cepat. Tapi kalau benar-benar mau “batu bata” atau ada operasi bernilai besar, gue tetap balik ke mainnet. Bukan karena L2 nggak bisa, tapi ada sedikit keterlambatan di jembatan lintas-chain dan unsur finalitasnya—buat arbitrase, itu titik lemah yang menentukan hidup-mati.

Begitu grup saya sunyikan, malah bisa sendiri dengan data milik saya. Di layar tinggal saya, order book, dan open interest. Setelah dipikirkan matang-matang baru eksekusi—lebih mantap daripada ikut merayakan “kegilaan perhatian” yang ada di grup. Intinya, jalan tengahnya begini: uang kecil jalan di L2, uang besar ditinggal di mainnet; urusan “pijat psikologis” pakai mode mute.

Jangan terlalu percaya mitos “konsensus abadi”. Lihat saja di mana jalur keluar—itu lebih kuat daripada segala omongan.
ARB-0,14%
OP-2,04%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan