Sebuah dompet Bitcoin yang disita di Korea Selatan lenyap ketika kata pemulihannya dibagikan ke publik.


Mencuri Bitcoin yang disita pemerintah Korea Selatan dengan sengaja bukanlah kesalahan sederhana seorang petugas. Ini adalah bukti paling jelas bagaimana birokrasi negara tradisional kalah oleh sifat kripto.

Prosedur polisi jelas: setiap barang yang disita, setiap potongan kertas didokumentasikan lewat foto sebagai barang bukti dan dilampirkan dalam laporan resmi negara. Petugas yang menangani perkara melihat kertas 12 kata itu bukan sebagai keberadaan bendanya sendiri, melainkan sebagai dokumen standar yang terkait dengan kasus tersebut.

Bagian mengejutkan yang tidak diketahui siapa pun adalah ini: kemungkinan besar dompet itu tidak dikosongkan oleh manusia. Di internet ada bot sweeper berbasis OCR yang memindai 7/24. Begitu foto jatuh ke internet atau basis data yang terbuka, perangkat lunak tersebut membaca kata-kata itu dalam milidetik, menelusuri jaringan, dan secara otomatis mentransfer semua dana di dompet ke alamat mereka sendiri.

Seberapa pun kertas itu dikunci di dalam kantong barang bukti bermaterai negara, tidak ada bedanya. Blockchain selalu bekerja lebih cepat daripada birokrasi yang lamban.
BTC-0,37%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan