Sejujurnya, akhir-akhir ini setiap kali sebelum transaksi saya selalu bimbang selama 5 menit—harus lewat mainnet atau lewat layer2. Mainnet memang stabil, tapi gas-nya itu bikin sesak, apalagi saat volatilitas pasar mulai naik; telat 1 detik saja bisa rugi. Layer2 memang lebih murah, tapi saya selalu khawatir ada salah satu jembatan bermasalah sehingga dana ikut tersangkut. Selain itu, beberapa aplikasi kecil hanya dideploy di 1 layer2 tertentu—bolak-balik juga cukup merepotkan.



Cara saya: untuk transaksi kecil yang sering, saya pakai layer2. Misalnya arb dan op, saya juga siapkan sedikit ETH cadangan. Sedangkan untuk transaksi besar atau yang perlu interaksi dengan kontrak, tetap memilih mainnet dengan tenang, biar tidak hidup dalam kecemasan. Toh tidak ada solusi yang benar-benar sempurna—saya hanya ingin hati lebih tenang.

Belakangan ini urusan NFT lagi ramai lagi. Royalti dan likuiditas sering saling berlawanan—kreator ingin dapat pemasukan, pembeli ingin bisa trading dengan bebas. Keduanya punya alasan yang masuk akal, tapi menurut saya intinya masih karena pasar lagi dingin; semua orang sedang cemas. Saya tidak ikut kubu mana pun. Saya main sendiri saja: cari yang murah. Informasi terlalu banyak, tidak sempat mengawasi semuanya, jadi akhirnya saya hanya fokus pada aplikasi kecil yang sudah jalan lebih dari 1 tahun—setidaknya dari situ bisa dilihat apakah cangkangnya benar-benar kuat atau tidak.
ETH0,05%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan