Baru saja saya melihat rincian pengeluaran kas (treasury) sebuah proyek, dan jujur saja membuat hati saya berdebar. Anda boleh bilang timnya serius bekerja, dan bukan cuma lihat seberapa banyak mereka teriak soal milestone, yang benar-benar penting adalah uangnya dibelanjakan di mana. Misalnya ada tim yang menghamburkan beberapa juta U untuk marketing, tapi gaji developer hanya puluhan ribu; Twitter memang ada interaksi, tapi data on-chain dingin—saya biasanya secara rasional langsung lari. Tapi sebaliknya, ada proyek yang diam-diam memakai kas untuk likuiditas dan insentif pengguna; meski TVL turun, jumlah akun aktif justru naik, dan hati saya jadi lebih tenang.



Baru-baru ini saya buka kalender unlock, semua orang takut dengan tekanan jual—tapi saya justru akan lihat lebih dekat proyek-proyek yang “pembelanjaannya pelan”. Berapa sisa kas setelah jalan setengah tahun? Apakah mereka menahan peluru sambil menunggu kesempatan? Jujur saja, mulut memang bilang jangan digubris, tapi tangan tetap membuka dompet dan menambah sedikit. Intinya, cara berpikirnya: boleh pesimistis, yang penting logikanya benar, barulah berani masuk.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan