Baru aja lihat sebuah rekaman ulang tentang play-to-earn yang “hancur/zero” di chain, kolom komentarnya langsung berisik—ada yang memaki KOL karena memberi sinyal beli/jual, ada juga yang menyalahkan pesan grup yang memicu FOMO. Terus terang, jujur saja, dua-duanya juga cukup tidak adil.



Kalau informasinya sebanyak apa pun, bukannya yang tetap harus menekan tombol konfirmasi adalah diri sendiri? Dulu saya juga suka melempar tanggung jawab ke “overload informasi”, tapi kemudian sadar itu cuma cara lain untuk mencari alasan agar impuls saya bisa dimaklumi.

Baru-baru ini model inflasi dalam play-to-earn itu benar-benar runtuh parah. Studio dan investor ritel sama-sama ikut terkubur, lalu harga berputar turun seperti spiral—siapa pun bakal tidak tahan. Intinya, kondisi seperti ini dari awal bukan soal siapa yang lebih cepat dapat kabar, tapi siapa yang lebih dulu bisa menahan diri.

Sekarang saya menganggap trading sebagai “latihan” bukan “menang”. Setiap hari, saya bikin rekap dan catat satu hal: hari ini apakah saya sempat terseret oleh “informasi internal” dari grup atau screenshot dari tokoh besar? Kalau ada, saya hukum diri sendiri untuk tidak memantau harga selama setengah jam.

Pokoknya begitu dulu. Semua orang paham aturannya, tapi melakukannya itu sulit—pelan-pelan diasah saja.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan