Tadi baru saja melihat diskusi soal arus masuk dan keluar dana. Ada yang bilang setelah suatu wilayah menaikkan pajak, banyak orang mulai peduli cara melakukan perpindahan ke layer 2.



Sebenarnya, urusan mainnet dan layer 2 tidak serumit itu, tapi para pengamat yang suka hitung detail mungkin merasa ada banyak celah kecil yang bisa dipermasalahkan.

Kalau saya sendiri melakukan arbitrase, gas adalah batasan yang keras. Konfirmasi mainnet dalam hitungan detik memang enak, apalagi saat window spread terbuka sedikit saja, dalam sekejap sudah lewat. Kalau Anda bolak-balik pakai layer 2, menunggu lama, bunga matahari pun sudah layu. Tapi sebaliknya, kalau cuma untuk DCA biasa atau melakukan interaksi nominal kecil, jalur lewat layer 2 memang terasa menarik. Gas fee yang bisa dihemat, kalau ditumpuk berkali-kali, juga cukup menggiurkan.

Intinya, lihat nominal dan frekuensi. Untuk nominal besar atau yang sensitif terhadap waktu, mainnet tidak masalah, karena biaya tidak terlalu besar porsi-nya. Untuk nominal kecil dan sering bertransaksi, jangan bersitegang dengan gas; pilih layer 2 yang likuiditasnya bagus, kualitas pengalaman juga tidak buruk.

Pokoknya jangan asal meniru strategi para V besar. Uang mereka banyak, jadi mereka mampu “membakar” biaya. Orang biasa hitung saja tagihan sendiri, ada pegangan di kepala.

Kadang saya juga cukup kesal, saat penarikan ke mainnet langkahnya lagi. Bisa saja mereka menahan Anda sebentar. 🤷‍♂️
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan