#夏日创作营 ARK Invest: Divergensi antara penurunan harga BTC dan akumulasi paus, pasar menunjukkan sinyal titik bawah siklus


Pada 17 Juli, ARK Invest milik Cathie Wood merilis edisi terbaru The Bitcoin Quarterly Q2 2026, yang menyoroti bahwa Bitcoin turun sekitar 14% pada kuartal kedua, dengan harga penutupan sekitar $58.544 di akhir kuartal—jatuh di bawah semua patokan harga utama, termasuk realized price pemegang jangka pendek di $70.327, moving average 200 hari di $75.371, serta basis biaya rata-rata on-chain di $76.660. ARK Invest menggunakan “seller exhaustion” untuk menggambarkan kondisi pasar saat ini dalam laporan, sambil memperingatkan bahwa perusahaan Bitcoin Depositary (DAT) menghadapi tekanan pembiayaan yang makin memburuk.
Harga turun, tetapi pemegang jangka panjang terus menambah melawan tren
Kumpulan data paling menarik dalam laporan menunjukkan divergensi yang jelas antara harga dan struktur chip (posisi). Pemegang jangka panjang Bitcoin—mereka yang memegang minimal 155 hari—penyimpanannya naik ke rekor tertinggi 14,85 juta BTC pada akhir Q2, naik sekitar 310.000 BTC dibanding akhir Q1. Artinya, meski harga turun 14%, pemegang jangka panjang menyerap aksi jual dari investor jangka pendek. ARK Invest memandang kombinasi “harga jatuh tetapi tangan kuat terus menambah kepemilikan” ini sebagai sinyal bahwa pasar sedang mendistribusikan koin secara internal, bukan sekadar kepanikan jual.
Data on-chain juga merilis sinyal yang mengarah ke titik bawah siklus: porsi pasokan Bitcoin dalam kondisi rugi naik menjadi sekitar 54%, untuk pertama kalinya dalam sejarah melewati 46% dari pasokan yang menghasilkan keuntungan. Kerugian yang direalisasi sempat melampaui keuntungan yang direalisasi, sehingga rasio profit/rugi tertekan menjadi sekitar 0,82.
ARK Invest mencatat bahwa kombinasi “loss supply melebihi profit supply” bersama dengan “loss speed mengungguli profit-taking speed” secara historis cenderung mengelompok mendekati titik bawah siklus pasar, atau sekitar fase kapitulasi. Menariknya, meski ada tekanan harga, realized volatility tetap relatif jinak, mencerminkan struktur pasar yang lebih matang dan tertib dibanding siklus-siklus sebelumnya.
Retakan yang jelas di sisi institusional
Jika data on-chain memberikan sinyal yang sedikit optimistis, data level institusional justru jelas bersifat bearish. STRC preferred shares di bawah Strategy sempat turun tajam dari nilai nominal $100 menjadi sekitar $74,57 pada akhir Juni, dan ditutup sekitar $85 pada akhir kuartal. ARK Invest meyakini bahwa diskon yang terus-menerus terhadap nilai nominal mencerminkan kondisi pembiayaan yang memburuk bagi perusahaan cadangan Bitcoin, dan biaya pembiayaan yang meningkat dapat membatasi kemampuan mereka untuk terus menambah Bitcoin di masa mendatang.
Sementara itu, US spot Bitcoin ETFs mengalami arus keluar bersih selama tujuh minggu berturut-turut pada Q2, dengan total arus keluar sekitar 70k BTC—menjadi pertama kalinya sejak produk ETF ini diluncurkan bahwa terjadi siklus arus keluar yang sedemikian bertahan lama. ARK Invest percaya bahwa arus keluar ETF melemahkan sumber marginal bid penting yang selama ini mendukung harga Bitcoin. Namun, laporan ini juga menyebut sinyal yang relatif netral: basis futures tiga bulan tetap berada di sekitar kenaikan kecil positif 2,3%, dan belum beralih menjadi backwardation, yang menunjukkan pasar derivatif belum menunjukkan sentimen bearish yang didorong kepanikan.
Cara memaknai “divergence” ini
Dengan menyatukan poin-poin data tersebut, gambaran ARK Invest bukan sekadar “bear market” atau “bull market”, melainkan ciri khas dari titik balik sebuah siklus: performa harga yang lemah, mundurnya pembelian marginal institusional (ETF, perusahaan DAT) yang jelas, namun pada saat yang sama pemegang on-chain yang paling teguh terus menambah melawan tren, porsi koin yang mengalami kerugian mencapai rekor siklus, dan sentimen sisi jual berada di ambang kelelahan.
ARK Invest menekankan bahwa data historis menunjukkan kombinasi ini—“divergensi yang jelas antara pergerakan harga dan perilaku pemegang jangka panjang”—sering kali menjadi sinyal observasi yang penting untuk titik balik dalam siklus pasar. Tetapi laporan ini juga mengingatkan bahwa ini hanya referensi berbasis pola historis, dan tidak berarti titik bawah sudah dikonfirmasi.
Hal-hal yang perlu dilihat secara rasional
Setiap laporan institusional memiliki keterbatasan dalam kerangka analisisnya. Data on-chain mencerminkan “fakta yang sudah terjadi,” dan tidak dapat menjamin pola yang sama akan terulang pada siklus ini. Arus keluar ETF dan tekanan pembiayaan yang memburuk untuk perusahaan DAT menunjukkan bahwa kepercayaan institusional mungkin masih butuh waktu untuk pulih; hal ini bukan sesuatu yang bisa langsung dibalik oleh satu laporan saja.
Bagi investor ritel, laporan ini memberi lebih banyak “kerangka observasi”—proporsi pasokan yang untung/rugi, perubahan posisi pemegang jangka panjang, dan arus dana ETF—daripada sinyal beli/jual yang bisa diterapkan secara langsung. $BTC
BTC1,31%
STRC-0,15%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan