Baru-baru ini gas-nya lagi nggak beres. Biasanya saya pantau on-chain, kalau ada yang janggal rasanya seperti bisa langsung mencium “asapnya”. Tapi baru-baru ini saya malah menemukan kalau wallet saya lebih kacau daripada gas. Di tangan saya ada beberapa chain—yang EVM, yang non-EVM—asetnya berantakan seperti biji wijen berserakan. Saya mau merapikan, tapi begitu dibuka, alamat ini ternyata buat “ngambil cuan” yang bukan-bukan, alamat itu lagi dipakai untuk testnet, dan masih ada tumpukan airdrop yang entah dari mana. Semakin berantakan, rasanya seperti memang ditarget punya masalah sendiri.



Dalam beberapa hari terakhir, ekspektasi penurunan suku bunga ikut bergoyang bareng dolar, dan aset berisiko pun seperti naik turun roller coaster. Jadi saya jadi kepikiran, apakah sebaiknya asetnya dirapikan dulu, minimal supaya nanti tidak panik sendiri. Sebenarnya sekarang saya masih pakai catatan pribadi. Saya catat garis besarnya, tapi begitu lagi sibuk, saya lupa transaksi mana ada di chain yang mana. Itu cukup menjengkelkan.

Intinya begini: urusan mengelola wallet itu lebih ribet daripada bikin sedikit tools. Saat ini saya cuma pegang satu cara: untuk chain yang jarang dipakai, dulu transfer kembali ke main wallet, sisakan beberapa alamat kecil untuk keperluan testing saja, jangan sampai kebablasan. Pokoknya dulu begini: kalau bisa dibereskan, ya dibereskan. Tapi tidak bisa terlalu banyak mengurus juga, soalnya gas aja sekarang segitu mahalnya, jadi nggak berani banyak gerak sembarangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan