Ah, barusan lihat lagi ada salah satu paus yang sendirian menyerap seluruh suara delegasi untuk sebuah proposal tata kelola. Pas dicek, tingkat partisipasi pemungutan suaranya bahkan di bawah 8%. Token tata kelola ini sebenarnya mengurus siapa sih… jadi makin bingung.



Intinya, sekarang banyak pemungutan suara delegasi di DeFi itu cuma ganti baju dari oligarki. Paus-paus sudah beres ada di sistem suara besar, sementara suara dari retail mau masuk atau tidak, toh tak terlalu berpengaruh. Bulan lalu aku coba mendelegasikan suaraku ke “tata kelola independen”. Hasilnya, di dalam proposal tetap saja dibawa pergi oleh para paus. Pokoknya, bobot suara yang menentukan hasil.

Social mining juga sama. Beberapa waktu lalu masih lagi rame, sekarang gimana? Banyak orang mulai bilang capek. Perhatian itu seperti tambang, kalau memang nilai inti bisa “ditambang”, kenapa justru wewenang tata kelola proyeknya masih ditumpuk oleh modal? Menurutku ini cuma dalih palsu. Algoritma konsensus tata kelola blockchain memang kelihatan keren, tapi praktiknya tetap sistem suara berbasis kapital.

Sudahlah, yang penting sekarang aku mainnya cuma dengan posisi kecil ikut kumpulan suara yang menurutku terpercaya buat “ngambil untung”. Jangan terlalu memikirkan demokrasi tata kelola.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan