Ada orang yang berdebat apakah royalti NFT harus dipaksa untuk dipungut. Urusan pasar sekunder yang itu-itu saja—meski ributnya sampai sana-sini, pada dasarnya intinya tetap pembagian keuntungan. Kalau aku, sebagai pemain yang santai, toh aku tidak mengejar perputaran tinggi; kadang-kadang cuma jual di harga lantai. Uang dari royalti itu benar-benar bisa ada, bisa juga tidak.



Yang justru belakangan sering aku lihat adalah model “re-staking” dan berbagi keamanan: pendapatannya ditumpuk-tumpuk, lalu dikatakan berisiko seperti “boneka bersarang” (套娃). Aku pun ikut pusing. Intinya begini: kalau kamu menumpuk terlalu banyak lapisan, sementara aset dasarnya tidak stabil, pada akhirnya tetap kamu sendiri yang menanggungnya.

Dulu aku juga sering tergoda untuk mengejar hasil yang tinggi. Tapi kemudian aku sadar, kalau targetnya diperkecil—misalnya tiap hari tetap bisa jalan stabil cuma beberapa ribu—aku bisa bertahan lebih lama. Uang jalan pelan itu yang penting, yang benar: tidur nyenyak. “Masak kodok di air hangat” memang lebih baik daripada tiba-tiba kena ledakan kebangkrutan (disusul rugi besar) mendadak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan