Jujur saja, belakangan ini dompet multi-chain benar-benar membuatku agak kesal. Setiap kali ingin pindah dan coba chain lain, aku harus dulu membuka satu atau dua dompet baru, lalu mencatat seed phrase, kemudian menaruh gas, dan akhirnya sadar asetku jadi tercerai-berai seperti adonan yang berantakan. Kadang saat membuka daftar dompet, melihat tumpukan alamat itu, aku sendiri bingung—chain apa, koin apa, yang mana dipakai untuk apa, semuanya lupa.



Social mining, token penggemar, dan semacamnya terdengar seru, tapi kalau dipikir-pikir, apa perhatian kita benar-benar bisa “menambang” sesuatu seperti mesin penambang? Pokoknya aku sudah coba beberapa waktu, rasanya seperti main gim kartu yang tak pernah selesai—ngumpulin banyak koin kecil, tapi akhirnya juga tidak tahu harus dipakai atau diapain. Sudahlah, mungkin aku terlalu malas, jadi nggak ada tenaga buat ngurusinya tiap hari.

Belakangan ini aku sempat kepikiran untuk menghapus beberapa dompet, terutama yang sudah lama nggak dibuka—kayak dorongan buat membersihkan sampah di HP. Tapi setiap kali jariku melayang di tombol “delete”, aku ragu juga—kalau suatu hari ternyata butuh gimana? Nanti dulu aja, toh nggak mendesak. Pelan-pelan saja.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan