Tadi dini hari aku lagi-lagi melihat postingan yang heboh soal royalti—jujur saja, aku jadi cukup sedih. Dulu aku merasa pembagian royalti untuk kreator lewat NFT adalah hal paling romantis dari web3, tapi begitu masuk ke pasar sekunder, arus lalu lintas dan “daging berlemak”-nya malah direbut oleh platform dan para whale. Royalti yang tersisa buat kreator itu kira-kira setara dengan sisa remah yang tersisa setelah burung mengincar di kebun—nggak banyak. Sebagai pemain modal kecil, aku memang tidak ikut transaksi bernilai tinggi apa pun, tapi aku lihat banyak orang yang langsung terpatahkan hatinya karena royalti turun sampai memilih keluar dari ekosistem. Itu terasa nyata: idealisme boleh saja ideal, tapi semua orang tetap harus makan.



Belakangan kasus pencurian lewat jembatan lintas-chain dan urusan penetapan harga oracle itu bikin aku sekarang, setiap lihat protokol baru, aku memilih menunggu konfirmasi sekitar setengah jam dulu sebelum bergerak. Rasanya seperti menaburkan pestisida di kebun: tunggu dulu racunnya mereda baru berani petik, kalau tidak satu kali gegabah langsung tumbang. Soal royalti, masalahnya dalam jangka pendek tampaknya tidak ada jalan keluar. Kreator mau tidak mau harus menerima realitas “harga lantai” plus arus lalu lintas yang tipis, atau mereka bikin sistem langganan sendiri atau hak-hak di luar rantai. Aku sendiri tetap pakai logika petani kebun: tanam perlahan, minim jebakan, kalau bisa panen sedikit ya syukuri dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan