Baru-baru ini aku membaca banyak postingan dan menemukan kalau banyak orangnya benar-benar menarik: posisi spot tidak bisa dipegang, cuma ambil untung dengan leverage ringan lalu langsung kabur saat naik 10%, dan setelah dicek lagi ternyata malah bisa jadi dua kali lipat sampai-sampai lututnya hancur; sedangkan untuk kontrak, ada yang mati-matian bertahan sampai liquidation, padahal sudah pasang stop loss—tinggal retrace sedikit saja di tengah jalan langsung dicabut secara manual, dan ujungnya jadi nol. Intinya, pengelolaan posisi ternyata nggak serumit itu. Satu kalimat yang “masuk akal” adalah—kamu mau uang ini rugi berapa, di hati belum jelas, ya jangan disentuh. Pokoknya cara kampungku sendiri adalah: modal per transaksi tidak lebih dari 2% dari total dana, dan kalau kerugian sudah menyentuh 1% dari stop loss, langsung keluar—yang penting tetap hidup dulu, soal lain belakangan.



Kamu ngomong orang-orang yang ribut soal royalti NFT dan likuiditas sekunder, perang mulut tiap hari—siapa benar siapa salah, aku juga malas menilai. Tapi ada satu hal yang cukup nyata: saat pasar lagi dingin, kalau kamu tidak punya amunisi, secanggih apa pun kamu lihat proyeknya juga tetap percuma. Kalau posisi terlalu dipadatkan, bahkan kesempatan untuk melakukan buy the dip pun tidak sempat menunggu, apalagi bicara soal pemasukan dari royalti. Bear market itu seperti es, semua keramaian ada di bawah permukaan; dengan level kita, yang penting tetap hidup dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan