Blak-blakan saja, saya cukup kesal dengan orang-orang yang mengklaim pengalaman Layer2 itu jauh lebih bagus. Ya, gas mainnet memang mahal sampai rasanya seperti naik kabin kelas satu, tapi begitu pindah ke L2, kelihatannya biaya murah—ternyata kalau kamu coba sedikit saja, biaya “tak terlihat” dari bridge lintas-chain dan sequencer langsung menjumlah, dan ujung-ujungnya dihitung-hitung ternyata nggak banyak menghemat. Belum lagi ada beberapa sequencer L2 yang mainnya kayak kotak hitam: mereka balapan MEV, bikin tampang buruk saat “mengambil jatah” pengguna kecil, lalu setiap hari malah ngegas soal “desentralisasi dan keadilan penjadwalan”—ketawa ngakak, keadilan itu buat big miner dan market maker, buat trader kecil ada hubungan apa? Kalau kamu cuma ngejar koin meme, slip di chain ditambah ulah sequencer nyelip antrian, hasilnya malah lebih buruk daripada langsung gas di mainnet.



Sudahlah, ngomong yang gampang: jangan terlalu memuja L2 seolah-olah itu serba-ampuh. Mainnet memang mahal, tapi transparan. Kalau frekuensi transaksi kamu rendah, dan kamu “nyeruduk” koin dalam jumlah besar, gas mainnet ya langsung beres. L2 cocok buat kamu yang transaksi super sering buat farming/ambil cuan cepat, atau yang dananya kecil tapi sering tes—dengan syarat kamu sanggup menahan sedikit keterlambatan dan biaya tersembunyi itu. Intinya, jangan kebawa tipu daya narasi “jalur terbaik”—yang paling penting ya saldo di dompet. Soal debat “keadilan sorting sequencer MEV” itu, anggap saja lelucon; kalau benar bisa bikin kamu hemat, cuma satu yang bisa membuktikan: kamu sendiri yang hitung sampai jelas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan