Baru saja beberapa saat berselancar di X (Twitter), dan lagi-lagi ada “social mining” serta token untuk penggemar. Topiknya berganti lebih cepat daripada aku ganti pakaian tiap musim. Jujur, begitu melihat orang-orang berbondong-bondong masuk, reaksi pertamaku bukan senang—tapi agak panik. Soalnya, perhatian itu seperti jadi “mesin tambang” baru. Tapi yang ditambang itu benar-benar emas atau cuma angin, siapa yang bisa memastikan?



Caraku sekarang: saat topik lagi berotasi, jangan buru-buru ikut. Kasih diri sendiri masa tenang. Misalnya, dulu baca dokumen proyeknya, cek apakah ada lubang yang jelas dalam ekonomi tokennya, lalu hitung juga apakah biaya waktumu masuk akal. Kadang-kadang, kalimat soal “perhatian = tambang” itu rasanya lebih seperti mengambil hasil dari kecemasanmu—membuatmu merasa kalau tidak ikut, kamu rugi. Tapi aku lebih memilih ketinggalan beberapa topik daripada terus-menerus jadi target panen berkali-kali—lagi pula dompetku juga tidak tahan dipermainkan.

Intinya, yang paling aku takutkan bukan kehilangan uang, tapi kehilangan waktu, lalu akhirnya sadar bahwa aku ternyata hanya menambah bahan bakar ke kolam arus orang lain. Jadi lebih baik tetap pasang ekor dan fokus belajar jangka panjang—setidaknya bisa tidur dengan tenang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan