我 baru saja meninjau beberapa proposal DAO lagi. Jujur saja, setiap kali melihat ketentuan “imbalan untuk voting”, rasanya cukup membuat emosi. Secara permukaan disebut otonomi komunitas, tapi pada praktiknya, distribusi bobot hak suara dan struktur insentif proposal sering menyimpan permainan kecil para “bos besar”.



Misalnya, ada proposal yang hadiah voting-nya langsung dikaitkan dengan jumlah yang dikunci. Jika Anda sebagai investor kecil memberi suara, nilainya jelas tak bisa dibandingkan dengan suara para pemilik dana besar dari pool tambang. Awalnya saya masih polos: menyimak dan “ngejar” setiap proposal. Tapi kemudian saya sadar, lebih baik langsung lihat data on-chain—lihat siapa yang sedang mempersiapkan langkah lebih dulu, dan siapa yang secara diam-diam mengubah mekanisme.

Insentif dari gelombang testnet beberapa waktu lalu juga begitu. Banyak orang berlomba mengumpulkan poin, saya ikut mengisi sedikit, tapi di dalam hati saya paham: siapa pun tidak tahu kapan/apa token akan diterbitkan di mainnet, jadi ini pada dasarnya cuma membayar “uang sekolah”. Pokoknya sekarang prinsip saya: lihat on-chain, bukan emosi. Tapi kadang tetap saja ketarik FOMO; misalnya kemarin saya lihat sebuah komunitas bilang, “poin bisa ditukar dengan airdrop”, lalu karena iseng, saya ikut juga menekan tombol voting.

Sudahlah, bayar uang sekolah saja. Setidaknya bisa “nyuri” beberapa airdrop dari daftar peringkat 50 besar. Hahaha.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan