Baru ngobrol dengan teman soal AI agent “ngais rezeki” dari aplikasi, jujur sekarang banyak jalur otomasi memang makin enak, tapi tetap terasa ada beberapa bagian yang harus ada orang yang mengawasi—misalnya kalau ketemu kontrak dengan alamat yang tiba-tiba berubah, atau kalau slippage transaksi ternyata beda dengan hitunganmu. Sekofisien apa pun AI, tetap tidak tahu apakah gas di kantongmu cukup keras untuk bertahan seharian semalam. Pokoknya sekarang aku cuma berani bikin AI jalan separuh jalur, langkah tanda tangan dompet masih harus aku yang lakukan sendiri.



Kemarin ibu nanya, “Kalian bot AI itu bisa nggak bantu aku rebut kupon promo?” — Aku bilang, dia bisa bantu rebut kupon, tapi setelah dapat kupon, cara “kabur”-nya kamu yang harus belajar sendiri.

Oh iya, belakangan ini inflasi di dunia chain game lagi meledak. Beberapa hari lalu aku lihat sebuah proyek yang ngaku “pembebasan petani”, agen AI-nya malah lebih kalap daripada petani beneran; hasil produksinya lebih murah daripada kertas. Studio dan investor kecil sama-sama merugi. Kadang aku merasa, meski aturan-aturan ini diputar sampai ujungnya, tetap perlu ada orang beneran di tengah buat injak gas. Untuk sementara begini dulu. 😅
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan