Bos-bos kaya di Dongda sedang mempercepat kabur dari kampung halaman. Kenapa orang-orang kaya semuanya lari ke luar negeri?


Ada yang bilang demi kebebasan, demi lingkungan hidup, demi lingkungan investasi—nggak, semuanya omong kosong.
China adalah salah satu pasar investasi terbaik di seluruh dunia. Lihat saja berapa banyak miliarder yang dihasilkan China setiap tahun, maka Anda akan paham.
Lalu kenapa orang kaya pindah/migrasi ke luar negeri?
Tapi lebih banyak orang karena cemas!
Kecemasan terhadap kuatnya situasi politik di dalam negeri terhadap keamanan aset dan ketidakpastian penempatan.
Akibatnya muncul ketakutan. Begitu rasa takut itu muncul, dia akan merasa ketidaknyamanan ini akan terus meningkat dari waktu ke waktu; menurutnya, lingkungan tempat dia berada akan semakin tidak bersahabat.
Manusia adalah makhluk yang sensitif, terutama terhadap ketakutan.
Orang kaya justru lebih sensitif terhadap rasa takut.
Ketakutan lahir dari titik sakit. Karena itulah orang kaya lebih mampu memahami titik sakit masyarakat—dan akhirnya mereka menjadi orang kaya.
Itulah sebabnya kenapa si miskin susah tidur lelap, sedangkan si kaya susah tidur nyenyak!
Kembali ke data: pertama lihat sisi arus masuk. Uni Emirat Arab dan Amerika adalah pemenang yang mutlak:
1, Uni Emirat Arab mengandalkan pajak rendah, visa emas, dan kualitas hidup yang tinggi. Diperkirakan ada 9.800 orang miliarder dengan nilai aset jutaan dolar masuk secara bersih, langsung menempati peringkat teratas;
2, Amerika menyusul berikutnya, dengan 7.500 orang masuk. Tetap menjadi magnet global bagi modal dan talenta;
3, Singapura, Hong Kong, dan pusat keuangan tradisional lainnya juga tetap menarik, masing-masing ada 1.600 dan 800 orang miliarder yang masuk. Kedudukan sebagai simpul keuangan internasional tetap kokoh.
Lalu lihat sisi arus keluar: tekanan paling jelas ada di Inggris dan China:
1, Inggris karena reformasi pajak dan penutupan visa untuk investor. Diperkirakan 16.500 orang miliarder keluar, menjadi negara dengan arus keluar terbanyak di dunia;
2, China karena lingkungan penegakan hukum yang serba tidak pasti dengan tekanan tinggi. Menyusul berikutnya, diperkirakan 7.800 orang miliarder keluar, menempati peringkat kedua di dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan