Saya membaca sebuah proposal voting DAO hari ini, dan semakin saya lihat, semakin saya merasa—ternyata ini tidak seseram yang dibayangkan. Pembagian hak suara, berapa besar reward yang didapat orang yang mengajukan proposal—pada dasarnya intinya adalah siapa yang menentukan, dan siapa yang diuntungkan. Saya yang bahkan masih belum mahir menggambar chart K, begitu melihat ambang batas voting dan kurva insentif itu, reaksi pertama saya adalah: ini agak mirip dengan konsep-konsep belakangan seperti “social mining” atau “attention equals mining”, ya? Kalau hak suara dikendalikan oleh para “whale”, orang biasa yang ikut memberikan satu suara pada dasarnya seperti tidak berarti apa-apa—cuma angin.



Pokoknya pelajaran yang saya dapat adalah: lihat dulu struktur insentif di dalam proposal itu, apakah tujuannya “membagi kue ke lebih banyak orang” atau “menambah porsi untuk segelintir orang”. Kalau tidak bisa memahami strukturnya, jangan asal ikut voting. Saya jadikan yang rumit sebagai musuh, lalu menyederhanakannya begini: siapa yang mendesain aturan, dialah yang mengendalikan kekuasaan. Catat satu kali agar tidak jatuh lagi. Semoga setelah kalian membacanya, bisa mengurangi sedikit biaya belajar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan