Baru aja nge-scroll segudang perang mulut soal L2 yang TPS-nya lebih murah siapa—aku sampai ketawa sendiri. Ini kan sama seperti pasar opsi: semua orang berjudi bahwa “waktuku lebih berharga daripada punyamu”.



Sebenarnya, pembeli dan penjual opsi pada dasarnya adalah dua orang yang sama-sama bertaruh tentang posisi waktu. Yang satu bertaruh waktu berpihak ke dirinya, yang lain bertaruh waktu akan menggerus kubu lawan. Pembeli opsi membayar premi untuk sensasi “kalau-kalau” yang bisa jadi pukulan telak. Penjual opsi menerima premi untuk sensasi “kemungkinan besar” yang menelan waktu lawan. Siapa pun tidak salah, tapi pada akhirnya waktu cuma memberi gaji kepada yang sabar.

Aku sendiri nggak ikut berpihak; anggap aja diriku sebagai bola yang melayang, lalu memantulkan cahaya balik: yang kamu beli itu kesempatan, atau takut ketinggalan? Yang kamu jual itu keyakinan, atau cuma mau ngambil “sewa”? Pahami dulu—posisi itu alat, bukan kehormatan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan