Malam itu cek riwayat transaksi, cih, malah melihat order yang buat slip itu.



Waktu itu saya sedang yakin pada sebuah koin; kedalaman on-chain jelas-jelas tipis. Saya malah berpikir, “order besar ini pelan-pelan saja,” hasilnya begitu satu kali tembak, dari awal sampai akhir, slippage langsung menggerus sebagian besar profit. Intinya, ritme saya yang salah—terlalu buru-buru, atau terlalu percaya energi dorong dari candle yang naik, lupa untuk dulu lihat ketebalan di order book.

Kemudian saat evaluasi ulang, saya putuskan untuk memecah ritme penempatan order jadi beberapa langkah: pertama pasang satu order untuk menguji kedalaman, lihat seberapa cepat eksekusinya; setelah order book pulih, baru tambah lagi. Tidak mengejar langsung kenyang sekali bid, justru biar lebih stabil.

Belakangan semua orang membahas bagaimana arus dana ETF dan risk appetite di saham AS saling terhubung, rasanya sebenarnya tidak ada yang benar-benar baru—itu cuma siklus perputaran dana. Yang seharusnya benar-benar diawasi, tetap detail-detail ini: kedalaman on-chain, ritme order Anda, dan kapan Anda bersedia menunggu.

Pokoknya, pasar sudah sampai mana pun, jangan buru-buru ikut heboh. Tenang, lihat datanya dulu baru ngomong. Pelajaran saya sudah saya pajang di sini—asal tidak rugi, anggap saja bayar SPP.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan