Deutsche Bank: Jika The Fed memilih pengetatan kuantitatif alih-alih menaikkan suku bunga, dolar AS berpotensi melemah

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pesan BlockBeats, 16 Juli, analis Deutsche Bank George Saravelos dalam sebuah laporan menyebutkan bahwa jika The Fed mengalihkan fokus kebijakannya dari menaikkan suku bunga ke penyisutan neraca (yaitu quantitative tightening) untuk mengencangkan kebijakan moneter, dolar AS berpotensi melemah. Ia mengatakan, pengalaman Jepang layak dicontoh: meskipun langkah Bank of Japan menaikkan suku bunga berjalan lambat, mereka justru menarik likuiditas kembali dengan kecepatan yang mencetak rekor melalui quantitative tightening, namun yen tetap berada di level terendah sepanjang masa.

Selain itu, pengetatan neraca juga dapat memicu benturan kebijakan dengan pemerintahan Trump, karena pemerintahan Trump telah secara tegas menyatakan ingin mempertahankan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang pada level yang lebih rendah. Ia juga mengatakan bahwa independensi Bank of Japan masih terus menjadi perhatian pasar. Menteri Keuangan Jepang, Kayo Shimizu bahkan sempat membahas penggunaan tabungan domestik untuk menopang pasar obligasi Jepang. (Jin 10)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan