SI $FULAN — KETIKA HATI BERBICARA



Bos, setelah perselisihan air selesai, desa kembali damai. Namun, Bayu merasa ada yang berbeda pada dirinya. Ia sering termenung, memandang jauh ke arah gunung, seolah mencari sesuatu yang belum ia temukan.

KERAGUAN YANG DATANG LAGI

Suatu sore, Mbok Darmi mendekati Bayu yang sedang duduk di bawah pohon beringin.

Kau tampak gelisah, Nak. Ada yang kau pikirkan?"

Bayu menghela napas.

"Mbok, aku sudah melakukan banyak hal. Aku sudah menjaga Si Fulan, menemukan Si Kecil, dan membantu desa. Tapi aku masih merasa ada yang kurang. Aku tidak tahu apa itu."

Mbok Darmi tersenyum.

"Kadang, apa yang kita cari tidak selalu di luar sana, Nak. Kadang, ia ada di dalam diri kita sendiri."

PESAN DARI MBAH JOYO

Malam itu, Bayu bermimpi lagi. Ia melihat Mbah Joyo berdiri di tepi mata air, tersenyum padanya.

"Bayu, anakku. Kau sudah melakukan banyak hal baik. Tapi kau lupa satu hal: kebahagiaan sejati bukanlah tentang apa yang kau capai, tetapi tentang siapa dirimu saat mencapainya. "

Bayu terbangun dengan air mata. Ia tersenyum, karena ia akhirnya mengerti. Selama ini ia terlalu sibuk mencari makna di luar dirinya, padahal makna itu sudah ada di dalam hatinya sejak awal.

PESAN

"Kadang, apa yang kita cari tidak selalu di luar sana. Kadang, ia ada di dalam diri kita sendiri.

"Kebahagiaan sejati bukanlah tentang apa yang kau capai, tetapi tentang siapa dirimu saat mencapainya.

"Nilai sejati terletak pada ketulusan hati, bukan pada apa yang kau miliki.

#fulan #PreIPOsSeason2OpenAISubscription #CXMTPreIPOContractIgnitesCommunity #IsraelStrikesIranBTCPlunges #SummerCreationCamp
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan