Kutipan Klasik 30 dari Livermore tentang Trading (tiap kalimat “sakti”)


1. Saat tanda bahaya muncul, orang bijak mundur selangkah; orang bodoh malah berdebat seolah punya dasar. 2. Kunci kekayaan tidak ada pada operasi yang sering, melainkan pada keteguhan menunggu momen yang tepat. 3. Para pengekor selalu jadi pihak yang “menanggung tas” di ujungnya; berpikir independen adalah jalan untuk memecahkan kebuntuan. 4. Sejarah selalu terulang, sifat manusia tidak pernah berubah—spekulasi adalah gunung abadi. 5. Kalau saham pemimpin saja tak bisa direbut, bagaimana mungkin menaklukkan lautan saham? 6. Pencerahan setelah untung-rugi jutaan: tenang sekuat batu karang lebih penting daripada kecerdikan. 7. Wall Street tidak pernah ada hal baru, hanya kerakusan dan ketakutan yang terus berputar ulang. 8. Ini bukan kasino, ini permainan untuk orang bijak—malas, serakah, dan pengecut silakan berhenti. 9. Long dan short sama-sama ilusi; yang benar adalah esensi. 10. Tiga tahun jadi pemula, lima tahun paham, sepuluh tahun jadi raja—di sinilah jurang profesional dan amatir. 11. Domba pada akhirnya jadi santapan di dalam piring; hanya serigala tunggal yang bisa menikmati pesta. 12. Rasa takut itu sendiri adalah sumber risiko terbesar. 13. Meramal pasar itu mudah, menaklukkan setan dalam diri itu sulit. 14. Pemburu top selalu menunggu mangsa masuk ke jangkauan bidik terbaik. 15. Orang yang tamak pada $1/8 terakhir, biasanya melewatkan $8 di depan. 16. Menghindari bahaya bukan tanda pengecut, melainkan kebijaksanaan bertahan tingkat tertinggi. 17. Aturan menang dalam tiga langkah: nilai tren besar, tahan posisi yang baik, potong kerugian, biarkan profit mengalir. 18. Trading yang terlalu sering adalah mesin tarik-dana broker; meraih gelombang utama itulah jalan menuju kaya. 19. Kondisi pasar yang buram seperti mengemudi di kabut—para ahli selalu menunggu langit cerah sepenuhnya. 20. Pasar adalah guru paling kejam; tiga “pelajaran” saja bisa membuatmu mengenali dirimu sendiri. 21. Saham sepi adalah kuburan dana, sedangkan saham aktif adalah tempat pembibitan kekayaan. 22. Manajemen modal lebih penting daripada memilih saham—ini adalah rahasia “lolos” bagi semua pemenang. 23. Mengikuti tren akan berjaya; melawan tren akan binasa. 24. Kebenaran abadi pasar: manusia selalu mengulangi kesalahan yang sama. 25. Memahami chart itu mudah; mengenali hati sendiri itu sulit. 26. Jangka pendek seperti pemungutan suara, jangka panjang seperti adu bobot. 27. Membeli pada waktu yang tepat 10 kali lebih penting daripada membeli saham yang tepat. 28. Harga selalu memilih jalur dengan hambatan paling kecil—ini adalah hukum fisika. 29. Di pasar saham tidak ada kepastian 100%, jadi orang bijak selalu mengaitkan sabuk pengaman stop-loss. 30. Orang yang menaruh semua telur dalam satu keranjang, pada akhirnya akan menyaksikan apa itu telur pecah dan ayam terbang.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan